Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch!

Besok, Ribuan Buruh Bakal Geruduk Rumah Banjar

Aliansi Pekerja Buruh Banua dipastikan bakal menggeruduk kantor DPRD Provinsi Kalsel, Kamis (24/11) besok.Mereka akan berunjuk rasa, buntut..
- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 12:50 WITA

Besok, Ribuan Buruh Bakal Geruduk Rumah Banjar

Foto-Ilustrasi/Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Aliansi Pekerja Buruh Banua dipastikan bakal menggeruduk kantor DPRD Provinsi Kalsel, Kamis (24/11) besok.

Mereka akan berunjuk rasa, buntut kenaikan upah minimum provinsi 2022 yang hanya naik secuil.

“Jelas kami menolak upah murah,” kata Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel, Yoeyoen Indharto saat dihubungi apahabar.com, Rabu (24/11).

Yoeyoen bilang pihaknya menuntut Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Dalam Negeri hingga Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalsel soal penetapan UMP 2022 harus dicabut.

“Tuntutannya, naikan UMP tahun depan 5 sampai 8 persen,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Disnakertrans Kalsel Siswansyah menilai penganuliran ketetapan UMP Kalsel 2022, ini kemungkinan sudah tidak bisa. Sebab, ketetapan tersebut sudah disahkan Gubernur Sahbirin Noor.

Menanggapi soal itu, Yoeyoen tak memperdulikannya. Yang jelas, menurutnya kondisi serupa pernah terjadi di Kalsel.

“Pernah terjadi di Kalsel, SK itu dianulir dan diperbaiki,” ujarnya.

Perkiraan jumlah massa yang hadir dalam aksi besok mencapai 2 ribuan orang. Aksi ini bahkan rencananya bukan hanya digelar di Kalsel, melainkan juga di sejumlah daerah lain.

Seperti diketahui, upah minimum provinsi Kalsel 2022 dipastikan hanya naik sebesar 1,01 persen dibanding tahun ini.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Kalsel nomor 188.44/0741/KUM/2021.

Surat tersebut ditandatangani langsung Gubernur Sahbirin Noor per tanggal 19 November 2021. Adapun ketetapan UMP di Kalsel ini berlaku mulai 1 Januari 2022 mendatang.

Jika dihitung-hitung, kenaikan Rp 29.024,73 per bulan yang berarti total UMP tahun depan sebesar Rp 2.906.473,32.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Demo Omnibus Law Banjarmasin, Massa Enggan Ditemui Anggota Dewan
apahabar.com

Kalsel

Gandeng Insan Maritim, KSOP Titipkan Ribuan Sembako ke Wali Kota Banjarmasin
Vaksinasi Massal

Kalsel

Per Hari, 1.000 Remaja Mengikuti Vaksinasi Massal Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Stok dan Harga Bapok di Banjarmasin Dipastikan Stabil hingga Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Taruna Akpol Sambangi Penghuni Panti Sosial
Banjir

Kalsel

Pascabanjir Kalsel, PT Smart Tbk. Downstream Unit Tarjun dan Yayasan Tzu Chi Sinarmas Serahkan Bantuan
Liang Anggang

Kalsel

Alhamdulillah, Ribuan Pengungsi di Liang Anggang Mulai Kembali ke Rumah

Kalsel

SALUT! Warga Urunan untuk Korban KDRT Sadis di Kintap Tanah Laut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com