Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Bocah Mengemis di Ahmad Yani Banjarmasin, Diduga Korban Eksploitasi Anak

- Apahabar.com     Kamis, 25 November 2021 - 12:15 WITA

Bocah Mengemis di Ahmad Yani Banjarmasin, Diduga Korban Eksploitasi Anak

Bocah mengemis di Banjarmasin diduga korban eksploitasi anak. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Belum lama ini, foto anak diajak mengemis di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarmasin viral di media sosial (medsos).

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin akhirnya mengambil tindakan.

Kepala DP3A Kota Banjarmasin, Iwan Fitriadi menyampaikan bahwa situasi tersebut memang mengarah ke dugaan eksploitasi anak.

Atas itulah, pihaknya sudah ke tempat tinggal dari bocah yang bersangkutan untuk mengumpulkan keterangan.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengumpulkan sederet data. Mulai dari kelurahan, kecamatan, dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polresta Banjarmasin.

“Langkah selanjutnya kami rapatkan. Baik upaya yang kami lakukan terhadap anak, dan orang-orang yang diduga melakukan eksploitasi,” ujarnya.

Fitriadi menerangkan bahwa penyebab dugaan eksploitasi anak umumnya dipicu lantaran faktor ekonomi.

Misalnya, dengan menyuruh anak-anak di bawah umur berjualan atau mengemis di jalanan, bisa memicu warga untuk merasa lebih berempati.

Peristiwa ini informasinya beragam, kata dia bahwa anak diminta berjualan, sekaligus minta-minta.

“Menjawab persoalan ini, dinas kami mencari solusi yang terbaik untuk anak. Konteksnya, dinas kami ini melindungi anak. Itu yang jadi prioritas kami,” ucapnya.

Fitriadi menjelaskan bahwa kondisi bocah yang viral tersebut sehat saja. Meskipun belakangan, dari informasi yang didengar, si bocah kerap mendapat tindakan kekerasan.

“Anak yang mendapat kekerasan, biasanya secara psikologis bisa terganggu. Tapi kemarin, bisa diajak komunikasi, meskipun keterangannya sering berubah-ubah. Karena masih anak-anak, itu hal biasa,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Jelang Imsak, Jago Merah Ngamuk di Ratu Zaleha Banjarmasin
Kalsel Cerah

Banjarmasin

Kalsel Cerah, BMKG: Waspada Karhutla
Vaksinasi

Banjarmasin

Ingin Divaksin Covid-19? Berikut yang Perlu Dipersiapkan Warga Banjarmasin
Chef Hotel

Banjarmasin

Jumat Berkah, Eks Chef Hotel Berbintang Banjarmasin Bagikan 50 Nasi Goreng Gratis

Banjarmasin

Selama Libur Lebaran, Susur Sungai di Banjarmasin Ditiadakan
ilustrasi. Foto-Istimewa

Banjarmasin

Penumpang Kapal Banjarmasin Harus Tunjukkan Bukti Negatif Covid-19
Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Mars Suryo Kartiko didampingi Kanit Reskrim, Iptu Yadi Yatullah. Foto-apahabar.com/Riyad

Banjarmasin

Perburuan Pelaku Pembunuhan di Banjarmasin Barat Berakhir, Tersangka Diringkus di Atas Jembatan
Banjarmasin

Banjarmasin

Kalah PSU, Ibnu-Ariffin Tetap Juarai Pilwali Banjarmasin Versi QC!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com