Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Bripka Eksan, Anak Petani yang Sukses Kembangkan Porang di Kotabaru

- Apahabar.com     Kamis, 4 November 2021 - 16:31 WITA

Bripka Eksan, Anak Petani yang Sukses Kembangkan Porang di Kotabaru

Bhabinkamtibmas Polsek Kelumpang Selatan, Kotabaru, Bripka Eksan Wahyudi. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Di tengah kontroversi yang menimpa banyak anggota polisi belakangan ini, ada satu sosok asal Kabupaten Kotabaru, Kalsel, yang mampu memberikan kesan positif di masyarakat.

Dia bernama Bripka Eksan Wahyudi. Dia merupakan personel Polsek Kelumpang Selatan yang sekaligus bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Sei Kupang Jaya alias SP 1.

Nama Bripka Eksan viral setelah mendapat kesempatan hadir di televisi nasional pada Rabu (3/11).

Bripka Eksan diundang sebagai narasumber karena berhasil memberi inspirasi kepada warga untuk mengembangkan tanaman porang.

Luasan lahan porang yang dia kelola mencapai 10 hektare. Hasilnya pun sudah bisa diolah menjadi chip porang dengan sistem pengopenan.

Salah satu kesuksesan pengembangan itu juga karena antusiasme petani yang besar. Bahkan, tak sedikit petani yang sudah mampu menyekolahkan anak mereka ke perguruan tinggi karena ikut mengembangkan tanaman porang ini.

Ada beberapa lokasi yang menjadi tempat pengembangan tanaman porang di bawah komando Bripka Eksan, di antaranya kawasan Kelumpang Hilir, Kelumpang Hulu, Kelumpang Barat, dan Kelumpang Tengah.

Sosok Polisi Sederhana

Bripka Eksan lahir dari keluarga sederhana. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai petani sayur dan palawija. Eksan kecil sudah terbiasa membantu orang tuanya bertani. Hal itu jua lah yang membuatnya tak kagok ketika ikut membantu masyarakat mengembangkan tanaman porang.

Besar dalam situasi ekonomi yang tidak membahagiakan, semasa SMP Eksan bahkan harus berjalan kaki sepanjang 5 kilometer ke sekolah.

“Dulu itu kalau ada angkutan sawit, saya ikut nebeng. Tapi, kalau tidak ada, ya terpaksa jalan kaki ke sekolah,” katanya, kepada apahabar.com, Kamis (4/11) siang.

Saat libur sekolah, dia sempat ikut bekerja sebagai buruh di Koperasi Unit Desa (KUD) Gajah Mada, Kotabaru. Tak hanya itu, dia juga menjadi pemungut bola tenis di lapangan milik PT Sinar Mas. Hal ini dia lakukan sampai ke bangku SMA.

Setelah lulus SMA pada 2004 silam, Eksan mencoba peruntungan mendaftar sebagai anggota polisi melalui jalur bintara hingga dinyatakan lulus.

Usai mengikuti pendidikan selama tujuh bulan, Eksan lantas resmi ditugaskan menjadi anggota Sabhara Polres Kotabaru selama lima bulan.

Selanjutnya, Eksan dirotasi sebagai BA Polsek Kelumpang Tengah, lalu dipercaya menduduki penjabat sementara Kanit Intelkam hampir tiga tahun.

Dia juga sempat menjadi BA Intelkam Polres Kotabaru, lalu dimutasi sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Kelumpang Selatan hingga saat ini.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Disambar Buaya

Kalsel

Ngeri! Lengan Pria di Binturung Kotabaru Putus Disambar Buaya

Kota Baru

Setelah Kakak, Sang Adik yang Hilang di Hampang Kotabaru Ditemukan Meninggal
Serongga

Kalsel

Ironi Pasar Rp 5,2 M di Kotabaru: Tak Terurus akibat Korupsi Terendus

Kalsel

Kejar Target Turun Level, Serbuan Vaksinasi Lanal Kotabaru Sasar Pelajar

Kota Baru

Diguyur Hujan, Permukiman Warga di Jalan Borneo Kotabaru Longsor

Kalsel

Sembunyikan Sabu dalam Kotak Rokok, Pemuda Tanbu Diringkus Polisi Kotabaru

Kota Baru

Hari Ketujuh Pencarian, Nelayan yang Hilang di Perairan Samber Gelap Belum Ditemukan
Sabu

Kota Baru

Duh, Pemuda di Sungai Limau Kotabaru Tertangkap Basah Bawa Sabu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com