Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya Korupsi Eks Bupati HST: KPK Periksa Pejabat Bank Kalsel

Canangkan Kampung Literasi Guntung Manggis, Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Pentingnya Minat Baca Anak

- Apahabar.com     Senin, 8 November 2021 - 22:52 WITA

Canangkan Kampung Literasi Guntung Manggis, Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Pentingnya Minat Baca Anak

Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin saat mencanangkan Kampung Literasi Guntung Manggis, di KBM Kuranji, Senin (8/11). Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin mencanangkan Kampung Literasi Guntung Manggis, yang merupakan Program Bantuan dari Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Bertempat di KBM Kuranji, Jalan A Yani Km 28 Kuranji, Kompleks Hasta Karya No 33 RT 31/05 Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
Senin (8/11).

Tampak Direktur Utama PT Antang Gunung Meratus, Asisten Admintrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Arsi dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, Camat Landasan Ulin, Lurah Guntung Manggis, juga Ketua PKBM Kuranji dan undangan lainnya.

Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Ariffin menyampaikan bahwa dalam acara pencanangan Kampung Literasi Guntung Manggis hari ini, sebagai bentuk apresiasi semangat dan kreativitas para penggiat literasi dalam upaya meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat.

Aditya mengatakan sejarah peradaban umat manusia menunjukkan bahwa bangsa yang maju tidak dibangun hanya dengan mengandalkan kekayaan alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang banyak.

Tapi bangsa yang besar ditandai dengan masyarakatnya yang literat, yang memiliki peradaban tinggi dan aktif memodernisasikan diri.

Menurut Aditya, berliterasian dalam konteks ini bukan hanya masalah bagaimana suatu bangsa bebas dari buta aksara, melainkan juga yang lebih penting bagaimana warga bangsa memiliki kecakapan hidup agar mampu bersaing dan bersanding dengan bangsa lain untuk menciptakan kesetaraan dan kesejahteraan bersama.

“Dengan kata lain, bangsa dengan budaya literasi tinggi menunjukkan kemampuan bangsa tersebut berkolaborasi, berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif, sehingga dapat memenangi persaingan global,” jelas Ovie sapaan akrabnya.

Lalu, sebagai bangsa yang besar, juga harus mampu mengembangkan budaya literasi sebagai prasyarat kecakapan hidup di abad ke-21. Melalui pendidikan yang terintegrasi, mulai dari keluarga, sekolah, sampai dengan masyarakat.

Aditya bilang, penguasaan 6 literasi dasar yang disepakati oleh world economic forum menjadi sangat penting tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi orang tua dan masyarakat.

Enam literasi dasar itu sebutnya mencakup literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya dan kewargaan.

“Pintu masuk untuk mengembangkan budaya literasi bangsa adalah melalui penyediaan bahan bacaan dan peningkatan minat baca anak,” sambungnya.

Oleh sebab itu, dinilainya literasi penting sebagai penumbuhan budi pekerti, minat baca anak perlu dipupuk sejak usia dini mulai dari lingkungan keluarga.

Dengan minat baca yang tinggi, dan didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang bermutu serta terjangkau, maka akan mendorong pembiasaan membaca dan menulis, baik di sekolah maupun di masyarakat.

Dengan kemampuan membaca ini pula, lanjut Ovie literasi dasar berikutnya, seperti numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan dapat ditumbuhkembangkan.

Dijelaskannya, sejak 2016 kementerian pendidikan dan kebudayaan menggiatkan gerakan literasi daerah sebagai bagian dari implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti.

Layaknya suatu gerakan, penggeraknya tidak didominasi oleh jajaran kementerian saja, tetapi digiatkan pula oleh para pemangku kepentingan, seperti pegiat literasi, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, dan lembaga lainnya.

Pelibatan ekosistem pendidikan sejak penyusunan konsep, kebijakan, penyediaan materi pendukung, sampai pada kampanye literasi katanya, sangat penting agar kebijakan yang dilaksanakan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.

Salah satu upayanya adalah pencanangan kampung literasi, yang bertujuan memberikan layanan pengetahuan informasi dan ketrampilan kepada masyarakat, sehingga memiliki kecakapan dan wawasan yang luas dan keterampilan yang memadai.

“Serta untuk menyediakan fasilitas layanan informasi dan pengetahuan di jalur pendidikan nonformal bagi masyarakat,” tuntasnya.

Sementara itu, Ketua PKBM Kuranji Eva Febriany menyampaikan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama dalam upaya membangun dan meningkatan kualitas manusia Indonesia.

Dalam upaya ini diperlukan sarana dan prasarana serta kemauan dan kesiapan setiap individu untuk melibatkan diri, berpikir maju dan mengembangkan kompetensi diri.

Kampung literasi menurutnya merupakan kawasan kampung atau desa yang dijadikan sasaran untuk meningkatkan minat baca masyarakat, mewujudkan masyarakat yang memiliki 6 komponen literasi dan membentuk masyarakat pembelajar sepanjang hayat.

Sebagai informasi, Kampung literasi Guntung Manggis di selenggarakan oleh PKBM Kuranji di bawah binaan Kemendikbudristek, Dinas Pendidikan, dan PT AGM serta bekerja sama dengan organisasi mitra, penggiat budaya baca masyarakat dan pihak terkait lainnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Syarat PSBB Banjarbaru Sudah Dilengkapi, Begini Rekayasa Pengamanan Lokasi
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Pemkot Banjarbaru Sepakati Jadwal Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Lingkungan Asri Posyandu Pakis Banjarbaru Bikin Ririen Terkesan
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Hari Pertama Ajaran Baru, Nadjmi Kunjungi Sekolah
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru dan Wakil Siap Hadiri Pemakaman Guru Zuhdi
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Sambut 2020, Masyarakat Banjarbaru Instropeksi Diri Lewat Baayun Maulid

Pemko Banjarbaru

Lantik 91 Pejabat Fungsional, Wali Kota Banjarbaru Harapkan Peningkatan Kinerja
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

PSBB Banjarbaru Diklaim Berhasil, Berikut Evaluasinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com