Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Danai Unicorn RI, Presiden Jokowi Segera Luncurkan Merah Putih Fund

- Apahabar.com     Jumat, 19 November 2021 - 22:15 WITA

Danai Unicorn RI, Presiden Jokowi Segera Luncurkan Merah Putih Fund

Presiden Jokowi akan meluncurkan kolam pendanaan Merah Putih fund pada pertengahan Desember nanti. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meluncurkan kolam pendanaan Merah Putih fund pada pertengahan Desember nanti. Tujuannya untuk mendanai perusahaan digital atau unicorn buatan RI.

“Kita sekarang sedang siapkan Merah Putih fund, yang kita akan launching oleh Pak Presiden, mudah-mudahan kalau tidak meleset pertengahan Desember,” beber Menteri BUMN Erick Thohir pada acara Technopreneur Fesh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Jumat (19/11).

Ia menyebut inisiasi itu dibuat karena berbagai perusahaan digital buatan anak bangsa sudah didominasi oleh investor asing.

“Kita sendiri tidak pernah mengintervensi kegiatan digital ini, karena itu kita me-launching Merah Putih fund,” tambah Erick.

Untuk dapat didanai lewat Merah Putih fund, Erick menjabarkan ada tiga syarat yang mesti dipenuhi oleh perusahaan digital.

Pertama, penemu atau founder-nya adalah orang Indonesia. Kedua, perusahaannya beroperasi di RI. Ketiga, harus go public di papan bursa dalam negeri. “Sama seperti UMKM harus ada pendanaan, pendampingan, dan off taker,” jelasnya.

Mengamini Erick, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan berbagai unicorn Indonesia, seperti Tokopedia, gojek, OVO, Ajaib, Bukalapak, Traveloka, dkk, telah dikuasai oleh Singapura.

Ia menyebut jangan senang dulu RI punya banyak unicorn, karena toh yang punya saham dominan bukan investor Indonesia.

“Tapi jangan senang dulu, siapa yang menguasai dari pada unicorn-unicorn ini? Bukan Indonesia, yang kuasai sebetulnya Singapura,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa potensi ekonomi digital Indonesia bakal sangat besar, jika hari ini baru sekitar US$44 miliar, maka pada 2030 berpotensi tumbuh sekitar 8 kali lipat menjadi US$323 miliar.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Alasan Pengadilan Larang Sidang Ratna Sarumpaet Disiarkan Live
BMKG

Nasional

BMKG Prediksi Ada Potensi Peningkatan Curah Hujan Sepekan ke Depan
apahabar.com

Nasional

Keluarkan Dua Kartu Sakti, Jokowi Janji Menyejahterakan Warga Kalsel
Tommy Soeharto

Nasional

Satgas ‘Ngarep’ Tommy Soeharto Lunasi Utang BLBI Rp 2,6 T
apahabar.com

Nasional

Anak Sapi Bermata Satu Lahir di Pontianak, Pertanda Apa Itu?
UMP 2021

Nasional

Daftar Lengkap UMP 2021 di 34 Provinsi, Kalsel Rp 2.877.448
apahabar.com

Nasional

Pemprov: KEK MBTK 100 Persen Siap Diresmikan
Vaksin Sputnik V

Nasional

Dapat Izin Darurat BPOM RI, Vaksin Sputnik V untuk 18+
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com