Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Densus 88: Pendapatan Yayasan Milik JI Rp14 Miliar per Tahun

- Apahabar.com     Kamis, 25 November 2021 - 21:55 WITA

Densus 88: Pendapatan Yayasan Milik JI Rp14 Miliar per Tahun

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar mengungkap yayasan amal milik kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), yakni Lembaga Amal Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) mendapat Rp14 miliar per tahun.

“BM ABA juga tidak jauh beda itu (pendapatannya) sekitaran Rp 14 miliar per tahun,” ujarnya dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/11).

Pendanaan teror, kata Aswin, adalah napas dan darahnya, hidup matinya kelompok teror. Sehingga, aktivitas teroris itu sebenarnya tidak akan eksis, tidak akan ada kalau pendanaannya tidak ada.

Aswin mengatakan Densus sudah menangkap 14 pengurus LAZ BM ABA sejauh ini. Namun Aswin tidak menutup kemungkinan akan ada penangkapan pengurus lain oleh Densus.

Aswin juga berbicara soal penangkapan Ustaz Farid Okbah dan Ahmad Zain An Najah. Dia mengatakan keduanya diduga terlibat dalam LAZ BM ABA.

“Ketua BM ABA yang ditangkap FS (Fitria Sanjaya) tadi ya, FS itu dalam strukturnya meminta petunjuk dan laporan kepada FAO dan ZA. Dia meminta petunjuk dan bagaimana, apa lagi yang harus dikerjakan dan seterusnya,” ujar Aswin.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan sebelumnya mengungkapkan Zain An Najah diduga menjabat Ketua Dewan Syariah LAZ BM ABA. Sementara itu, Farid Okbah diduga merupakan anggota Dewan Syariah LAZ BM ABA.

Ramadhan menjelaskan ketiganya dijerat dengan Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2018 tentang Terorisme. Sedangkan yayasan amal milik kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), Lembaga Amal Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA), dikenai undang-undang khusus.

“AZA, FAO, dan AA akan dikenai Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2018 tentang Terorisme. Ancaman hukumannya, kalau berdasarkan pendanaan teroris, ancaman 15 tahun penjara,” tutur Ramadhan.

“Sedangkan untuk Lembaga Amil Zakat BM ABA, yang terkait dengan lembaga amil zakat, akan dipersangkakan dengan UU khusus, yaitu UU Nomor 9 Tahun 2003 tentang Pendanaan Terorisme,” sambung Ramadhan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kebakaran Kejagung, Apa Kabar Berkas Perkara Djoko Tjandra?
apahabar.com

Nasional

Atasi Covid-19, Luhut Ingin Indonesia Tiru Jerman, Taiwan, dan Rusia
apahabar.com

Nasional

Optimisme Pemerintah Redam Covid-19 di Indonesia Juni Mendatang
TNI

Nasional

Bantu Pencarian Pesawat Sriwijaya Air, TNI AU Terjunkan Ratusan Personel dan 4 Pesawat Canggih
apahabar.com

Nasional

WNA Mulai Dilarang Masuk ke Indonesia, Simak Ketentuannya
apahabar.com

Nasional

Wukuf Selesai, Dari Arafah Jemaah Haji Menuju Muzdalifah
apahabar.com

Nasional

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Bandar Narkoba Akhirnya Tewas
apahabar.com

Nasional

Prabowo: Indonesia Tak Perlu Ragu Belajar dari China
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com