4 Kecamatan di Banjarmasin Terendam Rob, Ketinggian 60 Cm Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok Sidang Kasus Korupsi HSU, KPK Hadirkan Sekda Adik Bupati Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang

Diduga Palsukan Sertifikat Ruko, Pria Asal Banjarmasin Diamankan Resmob Polres Tapin

apahabar.com, RANTAU – Seorang pria berinisial DR (49) diamankan personel Reskrim dan Resmob Polres Tapin, Jumat
- Apahabar.com     Jumat, 5 November 2021 - 17:17 WITA

Diduga Palsukan Sertifikat Ruko, Pria Asal Banjarmasin Diamankan Resmob Polres Tapin

Tersangka DR (49) saat diamankan di Polres Tapin. Foto: Istimewa

apahabar.com, RANTAU – Seorang pria berinisial DR (49) diamankan personel Reskrim dan Resmob Polres Tapin, Jumat (5/11). Warga Banjarmasin tersebut diduga memalsukan dokumen sertifikat perjanjian Ruko.

Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Iksan Prananto melalui Kasi Pidum Reskrim Polres Tapin, Ipda Raswandi membenarkan kejadian tersebut.

“Kasus ini berawal pada Senin (27/11) lalu bertempat di Jalan Hakim Samad, Rt.01/Rw.01, Desa Serawi, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin,” jelasnya.

Ia mengatakan, peristiwa tersebut terkait pemalsuan dokumen berupa balik nama sertifikat Ruko yang dilakukan tersangka DR.

“Saat itu, tersangka DR ingin membeli Ruko milik HY dengan Harga Rp600 juta, kemudian tersangka membayar uang muka sebesar Rp100 juta,” lanjutnya.

Ipda Raswandi mengatakan, sebelum membayar uang muka, tersangka menyampaikan uang muka tersebut akan dibayarkan dengan syarat sertifikat atas nama korban dibalik nama menjadi atas nama DR.

“Setelah sertifikat milik korban dibalik nama atas nama tersangka, korban kemudian meminta untuk membayar sisa uang sebesar 500 juta,” jelasnya.

Ternyata, tersangka tidak membayar dan membatalkan pembelian Ruko milik korban.

“Setelah membatalkan pembelian, tersangka kemudian meminta korban untuk mengembalikan uang muka pembelian ruko sebesar seratus juta rupiah,” ujar Raswandi.

Lebih lanjut, korban meminta tersangka untuk menyerahkan kembali sertifikat tersebut, namun sertifikat sudah dibalik nama atas nama tersangka DR.

“Singkat cerita, pada 2018 lalu korban ingin membalik nama sertifikat tersebut melalui Notaris dan pada saat sertifikat tersebut diperlihatkan kantor BPN Kabupaten Tapin, ternyata sertifikat tersebut dinyatakan palsu,” jelasnya.

Saat itu, korban berusaha menghubungi tersangka untuk menanyakan hal tersebut namun tersangka tidak mau menemuinya.

“Karena tersangka terus bersikeras dan tidak ada itikad baik, maka korban melaporkan peristiwa tersebut Kepolres Tapin,” ujar Raswandi.

Atas laporan tersebut personel Reskrim dan Resmob Polres Tapin langsung bergerak dan mengamankan tersangka beserta barang bukti berupa satu lembar sertifikat.

“Modus dari tersangka adalah karena tidak bisa membayar utang, sehingga timbul niat membuat sertifikat yang diduga palsu untuk membatalkan pembelian Ruko,” tutupnya.

Atas perbuatannya, tersangka DR dikenakan pasal 263 ayat 2 KUHP tentang perbuatan memakai surat palsu, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Resmob Polres TapinResmob Polres Tapin

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksinasi

Tapin

Vaksinasi Perdana di Tapin, Sejumlah Pejabat Malah Darah Tinggi
Tapin

Tapin

DITANGKAP! Terduga Pembunuh Sopir Truk PT BKB di Tapin Kalsel
Disnaker

Tapin

Tak Ada Aduan Masuk, Pos Pengaduan THR Disnaker Tapin Besok Ditutup

Tapin

Ditengah Kesibukan, Serda Kardi Sukses Budidayakan Madu Kelulut

Tapin

Bupati Tapin Optimis Perpustakaan Seharga Rp 10 Miliar Selesai Akhir Tahun
Tapin Ke-55

Tapin

HUT Tapin Ke-55, HM Arifin Arpan Resmikan Kantor Sekretariat Daerah Senilai Rp 36,8 Miliar
Razia Patuh Prokes

Tapin

Puluhan Warga Tapin Terjaring Razia Patuh Prokes

Tapin

Disdik Tapin Mulai Proses Persiapan Pelaksanaan PPDB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com