Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans Resmi Dilepas, Kapolres Optimis Tim Voli Kotabaru Rebut Juara Piala Kapolda Kalsel

Diduga Tenggelam, Pencarian Nenek Jumiah di HSS Sementara Disetop

- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 23:54 WITA

Diduga Tenggelam, Pencarian Nenek Jumiah di HSS Sementara Disetop

Basarnas melakukan pencarian Jumiah diduga tenggelam di Sungai Amandit Kecamatan Loksado, HSS. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Tim SAR gabungan sepakat menghentikan sementara pencarian korban diduga tenggelam di Sungai Amandit Kecamatan Loksado, Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (24/11) malam.

Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana BPBD HSS Syamsudin saat dikonfirmasi apahabar.com melalui panggilan telepon.

Pihaknya mengungkapkan bahwa pencarian hari pertama nihil atau tidak ditemukan tanda-tanda Jumiah (69) yang hilang diduga tenggelam di Sungai Amandit.

“Sementara pencarian kita hentikan, pukul 18.00 WITA tadi sudah dihentikan,” ungkapnya.

Meski demikian, Tim SAR gabungan baik ratusan relawan Bumi Rakat Mufakat dan diluar daerah, BPBD HSS, TNI-Polri, Basarnas dan warga masih berjaga di Posko Induk Pencarian.

“Rekan-rekan yang rumahnya jauh standby di Posko,” kata Syamsudin.

Kamis (24/11) besok pagi, Tim SAR gabungan akan melaksanakan apel gabungan sebelum berangkat menyisir kawasan sungai.

“Untuk teknisnya, kami akan koordinasi bersama Basarnas dan relawan supaya pencarian lebih efektif,” jelasnya.

Syamsudin menjelaskan bahwa kondisi terkini masih turun hujan dengan intensitas ringan dan debit air sungai mengalami peningkatan.

“Hujan deras setelah Isya sampai dengan 22.30 WITA, sekarang sudah mulai reda,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Jumiah (69) beralamat Jalan Raya Serongga RT 7 RW 2 Desa Gunung Besar Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu hilang pada Rabu (24/11) pukul 05.00 WITA.

Korban hilang setelah menginap di rumah keluarganya di Desa Lumpangi Kecamatan Loksado, HSS.

Jumiah diduga keluarganya pergi ke sungai dengan ditemukannya jejak bekas seseorang tergelincir di lokasi kejadian.

Mengetahui informasi tersebut, relawan pemadam dan emergensi, Kerukunan BPK HSS, BPBD HSS serta TNI dan Polri bersama warga mencari korban di kawasan Sungai Amandit.

Berdasarkan data Kerukunan BPK HSS, total 627 relawan gabungan turut terlibat membantu mencari korban hilang diduga tenggelam.

Nenek Asal HSS Menghilang, Diduga Tenggelam di Sungai Amandit

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

HSS

Hore! Samsat Kandangan Beri Diskon-Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
apahabar.com

HSS

Tingkatkan Pelayanan Dinas PMPTSP Sediakan Fasilitas Ruang Bermain Anak
apahabar.com

HSS

Apresiasi Saber HST, Bupati Chairansyah Ikut Rogoh Uang dari Kantong Sendiri
HSS

HSS

Ratusan Warga Terdampak Banjir, Bupati HSS Serahkan Bantuan Papan-Balokan di Kalumpang
apahabar.com

HSS

Pemkab HSS Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2020
apahabar.com

HSS

Wow, Bakal Ada Pemandian Air Panas Baru di Loksado
MUI

HSS

MUI HSS Beri Dukungan Moril pada Penyelenggara Pilkada
apahabar.com

HSS

Operasi Sikat Intan 2019 di HSS, 240 Botol Miras Diamankan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com