Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini Sempat Mengkhawatirkan, Kalsel Kembali Nol Kasus Covid-19 Harian

Dorong Percepatan Pembangunan Batas Wilayah Negara, Mahfud dan Tito Kunjungi Natuna

- Apahabar.com     Selasa, 23 November 2021 - 14:06 WITA

Dorong Percepatan Pembangunan Batas Wilayah Negara, Mahfud dan Tito Kunjungi Natuna

Ilustrasi. Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berkunjung ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Guna mendorong percepatan pembangunan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan, serta meningkatkan prasarana pertahanan dan keamanan di Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT), Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berkunjung ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (23/11).

“Benar (Kunjungan ke Natuna),” kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kemendagri Syafrizal, dilansir CNN Indonesia, Selasa (23/11).

Kunjungan kerja ini dilaksanakan pada 23-24 November 2021. Sekretaris BNPP, Restuardy Daud mengatakan Tito dan Mahfud bersama rombongan dijadwalkan akan berkunjung ke Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) saat kunjungan kerja tersebut. Di antaranya mengunjungi Pulau Laut dan Pulau Sekatung, di Kabupaten Natuna.

Kegiatan itu dilakukan untuk memantau dan mempercepat pembangunan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan.

Berdasarkan rangkaian agenda yang diterima dari protokoler Bupati Natuna, Tito dan Mahfud menuju Pulau Laut menggunakan KRI Semarang sekitar pukul 16.00 WIB hari ini. Esoknya, mereka dijadwalkan mengunjungi Pulau Sekatung sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan helikopter.

“Kunjungan kerja BNPP ke Kabupaten Natuna ini dimaksudkan untuk mendorong percepatan pembangunan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan, serta meningkatkan prasarana pertahanan dan keamanan di PPKT,” kata Daud dalam keterangan resminya yang dikutip Selasa (23/11).

Daud menjelaskan kunjungan ini merupakan komitmen pemerintah untuk mengelola Kawasan Perbatasan, khususnya PPKT tidak berpenduduk. Selain itu kunjungan kerja ini juga merupakan wujud negara hadir di perbatasan negara.

“Dengan hadirnya negara melalui pemantauan dan koordinasi langsung K/L anggota BNPP bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna,” ujar dia.

Daud merinci pelbagai agenda akan dijalani Tito dan Mahfud pada kunjungan kali ini. Di antaranya menggelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Perbatasan Negara. Lalu meninjau SKPT Selat Lampa, meninjau PPKT Pulau Sekatung dan lokasi prioritas Kecamatan Pulau Laut.

Tak hanya itu, rombongan juga akan mendukung program percepatan vaksinasi di Kabupaten Natuna. Lalu melanjutkan meninjau kegiatan layanan GISA Dukcapil di Kantor Camat hingga menggelar pertemuan dengan masyarakat nelayan setempat.

Ia pun berharap kementerian dan lembaga yang terlibat pada kunjungan kerja ini bisa memberikan dampak pada peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Natuna.

“Serta meningkatkan pertahanan dan keamanan di wilayah perairan laut Natuna utara dari kemungkinan ancaman dan gangguan yang akan timbul di wilayah perbatasan laut Indonesia,” kata dia.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Denny Indrayana

Nasional

Quick Count Indikator Pilgub Kalsel: Denny-Difriadi Sementara Unggul
apahabar.com

Nasional

Jalan Rusak jadi Tempat Foto Model, Begini Kata Gubernur Sumsel
apahabar.com

Nasional

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Barat Laut Melonguane Sulut
Satgas Madago Raya

Nasional

Kontak Tembak dengan Satgas Madago Raya, Pimpinan Teroris Poso Ali Kalora Tewas!
apahabar.com

Nasional

Polres Sukabumi Amankan Belasan Remaja yang Hendak Dimobilisasi ke Jakarta
apahabar.com

Nasional

2 Jam Kebakaran di Kejagung Belum Padam, PMI Kerahkan Ambulans
apahabar.com

Nasional

Survei AJI, Upah Layak Jurnalis Ibu Kota Rp 8,7 juta
Vaksin Berbayar

Nasional

Pemerintah Putuskan Vaksin Berbayar Dibatalkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com