Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

DPRD Kalsel Kritik Aturan Baru Wajib Isoman Pelaku Penerbangan dari Zona Covid-19 Tinggi

- Apahabar.com     Selasa, 2 November 2021 - 15:06 WITA

DPRD Kalsel Kritik Aturan Baru Wajib Isoman Pelaku Penerbangan dari Zona Covid-19 Tinggi

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M Lutfi Saifuddin kritik aturan wajib isoman pelaku penerbangan dari zona Covid-19 tinggi. apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M Lutfi Saifuddin mempertanyakan Permenkes RI nomor HK.01.07/MENKES/4642/2021 yang berlaku sejak PPKM 28 Oktober tadi.

Aturan itu mewajibkan pelaku penerbangan dari zona covid-19 tinggi harus isolasi mandiri (isoman) selama lima hari. Jika tidak, maka selama itu tidak boleh beraktivitas ke luar.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kalsel itu pun mengkritik aturan tersebut. Pasalnya, tidak ada batas ditentukan sampai kapan aturan tersebut berlaku. Sementara rata-rata PPKM sudah turun, dan penerbangan kini mulai menggeliat, sejak penghapusan wajib PCR oleh pemerintah.

“Kita pertanyakan kebijakan baru Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) yang tertuang dalam Permenkes Nomor HK 01.07/MENKES/4642/2021,” ujarnya, Selasa (2/11) siang.

Kebijakan baru Menkes itu menimbulkan tanda tanya bagi Komisi IV DPRD Kalsel, karena kebijakan tersebut tentu akan berdampak besar pada kehidupan masyarakat di provinsinya, terutama sektor perekonomian.

“Hal tersebut tentu pertanyaan besarnya bagaimana implementasinya? Sejauh mana peran Pemerintah Pusat untuk percepatan penanggulangan pandemi, serta bagaimana kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintah 13 Kabupaten/Kota dalam menjalankan kebijakan baru itu,” ujarnya.

Padahal ujarnya, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI tentang zona PPKM Darurat, ada lima provinsi yang masih tinggi penyebaran Covid-19.

Yakni, DKI Jakarta (1.062 kasus baru), Jawa Barat (421 kasus baru), Riau (380 kasus baru), Sumatera Barat (300 kasus baru), Jawa Timur (289 kasus baru).

Dengan demikian, mereka yang baru bepergian dari lima provinsi itu wajib melakukan isoman selama 5 hari, tanpa kecuali.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perintah Jokowi ke Luhut Fokus Tangani Covid-19 di Kalsel dan 8 Provinsi Lainnya
apahabar.com

Kalsel

Ketimbang Putar Balik, Kapolda Kalsel Ingatkan Tak Mudik
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar Gelar Bimtek dan Lomba Kemasan Produk Olahan Pangan
apahabar.com

Kalsel

Baru Sehari Penumpang Jakarta Wajib Swab di Syamsudin Noor, Apa Kata Dinkes Banjarmasin?
apahabar.com

Kalsel

Viral Video Puluhan Warga Asing, Simak Penjelasan Kemenkumham Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Bertambah, Semua dari Angsana

Balangan

Bentuk Keselarasan Publikasi Informasi, PWI dan Polres Balangan Tandatangani MoU
apahabar.com

Kalsel

Tiga Puskesmas di Tabalong Berkomitmen Turunkan Rasio Rujukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com