Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Ssttt! Wanita di Pusaran Bupati HSU Diperiksa KPK Lagi Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok

Dua Tahun Tak Bersua, Siswa SMAN 4 Banjarmasin Kangen Belajar Tatap Muka

Pembelajaran tatap muka (PTM) sudah sangat didambakan para siswa SMA Negeri 4 Banjarmasin, terlebih mereka yang sedang duduk di kelas 11.
- Apahabar.com     Selasa, 9 November 2021 - 13:51 WITA

Dua Tahun Tak Bersua, Siswa SMAN 4 Banjarmasin Kangen Belajar Tatap Muka

Siswa SMAN 4 Banjarmasin mengikuti vaksinasi massal untuk persiapan PTM terbatas, Selasa (9/11). Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembelajaran tatap muka (PTM) sudah sangat didambakan para siswa SMA Negeri 4 Banjarmasin, terlebih mereka yang sedang duduk di kelas 11.

Sejak awal duduk di bangku SMA, mereka belum pernah merasakan belajar tatap muka. Pihak sekolah telah memberlakukan sistem daring demi mencegah penularan Covid-19.

Seperti yang dirasakan M Syarif Fadillah (16) misalnya. Dia mengakui bahwa sistem daring tidak efektif. Banyak kendala yang dihadapi, seperti fasilitas hingga ketersediaan kuota internet.

“Kalau soal jaringan aman karena kita tinggal di kota,” ujarnya, Selasa (9/11).

Bahkan, demi bisa segera PTM, Syarif rela divaksin Covid-19 meski dibayangi rasa takut. Dia berharap sistem belajar kembali normal seperti semula.

Senada, Kepala SMAN 4 Banjarmasin, Tumiran juga mengakui semua warga sekolah sudah sangat ingin belajar tatap muka.

“Siswa dan guru-guru termasuk saya juga sudah menginginkan PTM berlangsung, karena sudah terlalu lama siswa belajar secara daring,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Tumiran, pihak SMAN 4 Banjarmasin sudah melakukan berbagai persiapan, satu diantaranya soal vaksinasi bagi warga sekolah.

Vaksinasi massal kali ini di sekolah digelar pada 8-10 November 2021. Dari data, tercatat ada 717 dari 848 siswa yang sudah divaksin Covid-19 tahap pertama.

“Yang tidak ikut karena berbagai alasan, ada yang tidak lolos screaning dan ada juga yang tidak diizinkan orangtuanya,” jelasnya.

Di sisi lain, dia mengungkap juga ada satu guru yang belum mendapatkan dosis vaksin karena masih dalam kondisi hamil.

“Padahal dari Dinkes orang hamil boleh saja bervaksin, tetapi yang bersangkutan tidak berani jadi kami tidak bisa memaksa,” pungkas Tumiran.

Saat ini pihaknya masih menunggu lampu hijau dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel serta Tim Satgas Covid-19 setempat untuk menggelar PTM terbatas.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Banjarmasin Marak Kebakaran, Raperda Damkar Mencuat Lagi
Banjarmasin

Banjarmasin

Pengunjung Pasar di Banjarmasin Membeludak Jelang Lebaran, Kadinkes Terkejut

Banjarmasin

Alhamdulillah, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Bakal Lepas Tanda Silang
Uniska Banjarmasin

Banjarmasin

Catcalling Mahasiswi Banjarmasin, Pejabat Kampus Kompak Bungkam
Rumah Roboh di Gatot Subroto Banjarmasin

Banjarmasin

Video Robohnya Rumah Mewah di Gatot Subroto Banjarmasin Viral, Keluarga Mengaku Terkejut

Banjarmasin

Mogok Massal di Banjarmasin, Penetapan Hari Sopir Nasional Menggema
Banjarmasin

Banjarmasin

Banjarmasin Beri Tambahan Penghasilan ASN Saat PPKM, Pengamat: Lukai Hati Rakyat
RamalanA Cuaca Kalsel

Banjarmasin

Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Potensi Hujan Disertai Petir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com