4 Kecamatan di Banjarmasin Terendam Rob, Ketinggian 60 Cm Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok Sidang Kasus Korupsi HSU, KPK Hadirkan Sekda Adik Bupati Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang

Duh, 5 Bulan Insentif Tagana Banjar Dipotong Dinas Sosial

apahabar.com, MARTAPURA – Pil pahit harus diterima oleh relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banjar. Pasalnya
- Apahabar.com     Selasa, 2 November 2021 - 12:58 WITA

Duh, 5 Bulan Insentif Tagana Banjar Dipotong Dinas Sosial

Ketua Forum Tagana Kabupaten Banjar Syuhada didampingi beberapa anggotanya dalam rapat bersama DPRD Banjar, Dinas Sosial, dan Inspektorat, Senin (1/11). Foto-apahabar.com/HendraLianor

apahabar.com, MARTAPURA – Pil pahit harus diterima oleh relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banjar.

Pasalnya uang insentif selama 5 bulan sejak Mei hingga September dipastikan tidak mereka terima, lantaran terdampak refocusing anggaran Dinas Sosial untuk penanganan Covid-19.

Jumlah anggota Tagana Banjar 60 orang, sedangkan insentif tiap anggota hanya Rp 150 ribu per bulannya.

Tak hanya itu, uang rapat perbulan Rp 500 ribu dan jaga piket Rp 100 ribu perhari untuk dua orang juga tidak cair sejak awal 2021.

Polemik insentif Tagana ini mencuat beberapa waktu lalu hingga dibawa ke DPRD Banjar dalam rapat bersama Dinas Sosial, Inspektorat, dan Tagana.

Rapat dipimpin Ketua Dewan HM Rofiqi dan dihadiri Ketua Komisi IV dan anggotanya, Senin (1/11).

Sempat terjadi ketegangan dalam rapat antara pihak Dinas Sosial dengan Tagana.

Rofiqi yang menengahi menegaskan bahwa rapat ini fokus mencari solusi, bukan siapa yang salah atau benar.

Meskipun ia akui refocusing anggaran insentif Tagana tidak tepat, Rofiqi meminta dana yang tersisa segera dibayarkan.

Permintaan itu diamini oleh Kepala Inspektorat Banjar Kencana Wani, dan Kadinsos Banjar.

Alhasil, duit yang tersisa hanya untuk 3 bulan terhitung mulai Oktober hingga Desember.

“Kalau memang tidak ada lagi dananya, kami sebagai relawan mau tidak mau kami harus menerima,” ujar Ketua Forum Tagana Banjar, Syuhada.

Sementara, Kepala Inspektorat Banjar Kencana Wati dalam rekomendasinya agar Dinsos Banjar segera membayar insentif yang tersisa yakni 3 bulan, termasuk duit rapat bulanan dan piket.

“Sedangkan insentif yang 5 bulan tersebut informasinya kena refocusing. Artinya tidak bisa dibayarkan, karena sudah direfokusing atau sudah didrop dari anggaran Dinsos,” ujar Kencana.

Ia juga menyayangkan mengapa dana insentif masuk direfocusing, yang mestinya tidak termasuk.

“Saya tidak tahu seperti apa koordinasinya kemarin jadi sampai kena refocusing. Padahal kedudukan Tagana itu sangat strategis dan penting, sehingga tidak disarankan untuk masuk dalam refocusing. Harusnya betul – betul dianalisis dulu. Ini nantinya jadi bahan evaluasi Pemda,” tutupnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tabrak Lari di Anjir Pasar, Pemuda Tanggung Tewas Mengenaskan
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diliputi Kabut Asap, Kebakaran Masih Diwaspadai
apahabar.com

Kalsel

Kereta Api Tabalong-Banjarmasin: Dua Stasiun Perdana Bakal Dibangun di Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Brimob BKO Polda Papua Kembali ke Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Nyambi Jual Sabu, Buruh Paruh Baya Diringkus Polsekta Banjarmasin Selatan
Warga Temukan Mayat

Kalsel

Lagi, Warga Temukan Mayat Tergeletak di Indekos Sungai Miai Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Pagi Buta, 3 Rumah di Basirih Banjarmasin Ludes Dilalap Api
Solar

Kalsel

Blak-blakan Kelangkaan Solar di Kalsel, Organda Satgas BBM Terlalu Gemuk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com