Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Eks Swansea City Kepincut Bela Timnas Indonesia, PSSI Beri Respons!

- Apahabar.com     Selasa, 9 November 2021 - 08:10 WITA

Eks Swansea City Kepincut Bela Timnas Indonesia, PSSI Beri Respons!

Eks Swansea City, Jordi Amat kepincut membela timnas Indonesia. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Eks pemain Swansea City, Jordan Amat kepincut membela timnas Indonesia.

Namun keinginan tersebut tidak seperti membalikkan telapak tangan.

Meski berpengalaman membela klub-klub Eropa, Jordi Amat harus menunggu ketertarikan dari pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Belum lama ini Jordi Amat menyatakan minatnya untuk membela timnas Indonesia.

Bek berusia 29 tahun yang kini membela tim Belgia, KAS Eupen, itu mengaku mempunyai keturunan Indonesia melalui sang nenek.

Jordi Amat mengatakan keturunan dari Raja Siau yang terletak di Sulawesi Utara.

Jordi Amat menunggu respon dari PSSI terkait ketertarikan PSSI untuk membantunya.

“Nenek saya yang selalu mendukung karier sepak bola saya, lahir di Makassar,” ucap Jordi dilansir apahabar.com dari Bolasport, Selasa (9/11) pagi.

“Ibu nenek saya berasal dari Siau dan ayahnya yang tak lain moyang saya adalah M.D Kansil,” sambungnya.

Perlu diketahui bila M,D Kansil adalah kepanjangan dari Manalang Doelag Kansil, yakni Raja Siau yang berkuasa 1895 hingga 1909.

Menurut Jordi Amat, membela timnas Indonesia bakal brutal.

“Membela Indonesia, negara dengan 275 juta orang, akan brutal,” katanya.

“Tetapi saya tak tahu langkah selanjutnya. Saya menunggu bagaimana ini terjadi.”

Keinginan Jordi Amat pun direspon oleh Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.

Indra Sjafri mengatakan hanya orang berpaspor Indonesia yang bisa membela tim Merah Putih.

“Contohnya seperti Elkan Baggott yang langsung kami panggil tapi kalau belum berpaspor Indonesia ya wajib jadi WNI dulu,” ucap Indra Sjafri.

Sejauh ini belum ada komunikasi antara PSSI dengan Jordi Amat.

Selain itu, pemanggilan Jordi Amat juga tergantung dari pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Jika Shin Tae-yong membutuhkan Jordi Amat, maka besar kemungkinan PSSI membantu pemain bertinggi 184 cm itu untuk dinaturalisasi.

Namun yang pasti, Jordi Amat harus benar-benar serius untuk membela timnas Indonesia.

“Pemanggilan, pemulangan, kebutuhan pemain itu tergantung pelatih (Shin Tae-yong).”

“Pasti, tidak mungkin kami memanggil pemain tanpa rekomendasi pelatih, itu tidak mungkin. Kami memanggil pemain-pemain lokal kan rekomendasi dari pelatih,” lanjut Indra Sjafri.

Indra Sjafri mempertanyakan keseriusan Jordi Amat bila ingin membela timnas Indonesia.

Sebab, Jordi Amat harus mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia dan FIFA terkait perpindahan kewarganegaraan.

“Kalau dia mau, dia harus tahu persyaratan-persyaratannya untuk menjadi WNI.”

“Dia paham tidak UUD No 12 tahun 2006. Yang kedua, setelah itu dilakukan, memenuhi syarat tidak dengan artikel 7 FIFA, kan prosesnya panjang.”

“Kami punya pengalaman dengan Ezra Walian dan punya pengalaman dengan pemain lain.”

“Secara kewarganegaraan dia berpindah, tetapi tidak bisa pindah asosiasi,” tutup Indra Sjafri.

Jordi Amat sebelumnya sempat membela timnas U-16, U-17, U-18, U-19, U-20, dan U-21 Spanyol.

Kini, ia memperkuat timnas Katalonia.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Leicester Dipecundangi Cardiff di Kandang Sendiri
apahabar.com

Sport

Momentum 13 Tahun Silam, Mayweather Bungkam De La Hoya
apahabar.com

Sport

Tiba Di Manila, Berikut Jadwal Timnas U-23 Di SEA Games 2019

Sport

Hasil Panahan Olimpiade Tokyo 2020: Debut Arif Dwi Pangestu Terhenti
apahabar.com

Sport

Barito Tak Bisa Latihan di 17 Mei, Hasnur Keluarkan Dana Rp1,2 M Perbaiki Lampu SDL
apahabar.com

Sport

Klasemen Sementara Serie A Usai Ronaldo Selamatkan Juve dari Kekalahan

Sport

Tanpa Valentino Rossi, Begini Tampilan Monster Energy Yamaha di MotoGP 2021
Piala Thomas

Sport

Piala Thomas 2020: Ahsan/Daniel Kalah Dramatis, Taiwan Samakan Kedudukan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com