Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus

FPK Kalsel Gelar Seminar Memperkokoh Harmoni Nasional Era Pandemi Covid-19

Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar seminar guna memperkokoh harmoni nasional
- Apahabar.com     Senin, 15 November 2021 - 13:49 WITA

FPK Kalsel Gelar Seminar Memperkokoh Harmoni Nasional Era Pandemi Covid-19

FPK Kalsel gelar seminar memperkokoh harmoni nasional Era Pandemi Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar seminar guna memperkokoh harmoni nasional di era pandemi Covid-19, di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (15/11/21).

Seminar ini dihadiri oleh para pengurus FPK Kalsel, Perwakilan Korem 101/Antasari, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para mahasiswa di Kalsel.

Sekretaris FPK Kalsel, Ali Musa, mengatakan, seminar ini bertujuan untuk mengedukasi tentang wawasan kebangsaan kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga para mahasiswa.

“Karena kita tidak ingin didaerah kita ini sampai terjadi gesekan-gesekan yang tidak diinginkan, seperti yang terjadi dibeberapa tempat,” ujar Ali Musa kepada awak media.

Seminar ini merupakan agenda tahunan bagi FPK, guna menjaga keharmonisan antar suku dan umat beragama, yang mana hal tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak

“kita tidak ingin sampai kecolongan seperti kejadian-kejadian yang terjadi beberapa tahun lalu,” ucapnya

“Karena adanya gesekan atau konflik antar suku dan sesama umat beragama itu sangat lah tidak mengenakkan,” tambah Ali Musa

Ia juga membeberkan, dalam seminar ini pihaknya juga mengedukasi tentang penerapan protokol kesehatan kepada para tokoh-tokoh dan juga mahasiswa.

“Disini kan anggotanya juga banyak para tokoh-tokoh suku masyarakat yang mempunyai massa, jadi para tokoh tersebut dapat mengimbau dan mengajak massanya, untuk bisa menerapkan protokol kesehatan, sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Laili, mengatakan, kalau dirinya baru pertama kali mengikuti seminar ini.

Namun walau pun untuk yang pertama kali, dirinya merasa seminar ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat yang hidup berdampingan namun berbeda suku ataupun agama.

“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat, apalagi isinya tentang keberagaman masyarakat Indonesia,” beber Laili.

Ia juga berharap, kedepannya negara Indonesia, khususnya daerah kalsel sendiri bisa selalu harmonis antar masyarakatnya walaupun terdapat perbedaan suku, ras, dan juga agama.

“Semoga seluruh masyarakat bisa selalau harmonis, saling menghargai dan saling menghormati, terlepas dari keberagaman tersebut,” tandas Laili.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berikan Edukasi Safety Riding, Dirlantas: Tidak Ada Kata Bosan
apahabar.com

Kalsel

Duh, Hasil Kunjungan ke BPJS Bikin Dewan Geleng Kepala
apahabar.com

Kalsel

Mantan Kapolri Resmikan 2 Mini Market Rumah Pangan Kita di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Penyaluran Gas Bersubsidi, Pemkot Banjarmasin Sebar ‘Kartu Sakti’ Elpiji
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Tanjung, Pengacara Surati Kapolres Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Ekspor-Impor Kalsel 2019 Turun Dibanding 2018
Covid-19

Kalsel

Mengenang Ananda Suami Mama Lita, Inisiator 1.000 APD Kalsel yang Meninggal Karena Covid -19
apahabar.com

Kalsel

Tak Berpenghuni, Disperdagin Banjarmasin Segel Puluhan Kios di Pasar Gedang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com