Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Gegara Lapangan Buruk, Kiper Muba Babel United Dilarikan ke RS

- Apahabar.com     Jumat, 5 November 2021 - 22:46 WITA

Gegara Lapangan Buruk, Kiper Muba Babel United Dilarikan ke RS

Kiper Muba Babel United, Bimasakti Andiko. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kiper Muba Babel United, Bimasakti Andiko, dilarikan ke rumah sakit usai babak pertama melawan Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 2 di Stadion Kaharuddin, Pekanbaru Riau, Kamis (4/11) kemarin.

Bimasakti Andiko menjadi ‘korban’ buruknya lapangan dari Stadion Kaharudin, Pekan Baru Riau.

Dalam laga tersebut, sang kiper muda masuk lubang yang berada di depan mulut gawang sehingga membuatnya jatuh sendiri.

Meski sakit, ia mencoba bangun karena ada pemain Sriwijaya FC melepas tembakan ke gawangnya.

Setelah berhasil memblok, ia kembali terjatuh karena mengalami cedera engkel yang sangat parah.

Pelatih Kepala Muba Babel United, Ibnu Grahan mengatakan, jika cedera dari anak asuhnya itu cukup parah.

“Bimasakti mengalami dislokasi engkel dan harus mendapatkan perawatan. Itu karena tanah di lapangan sangat jelek, lampu stadion pun kurang terang,” ucap Ibnu Grahan seperti dilansir apahabar.com dari Indosport, Jumat (5/11) malam.

Kualitas rumput lapangan yang tidak rata, dan penerangan yang kurang, cukup menganggu pemain.

“Bukan mau cari alasan, tapi itulah yang terjadi,” katanya.

Kualitas Stadion Buruk

Melihat cedera engkel yang dialami Bimasakti Andiko, bisa jadi ia akan menepi dalam waktu yang cukup lama.

Padahal, Muba Babel United sebenarnya sangat membutuhkan tenaganya.

Tapi, karena memang cederanya cukup parah, sehingga ia harus istirahatan dan menjalani pengobatan terapi untuk segera membuat cederanya cepat pulih.

Satu hari sebelumnya, Pelatih Kepala Sriwijaya FC Nilmaizar juga telah mengkritik kualitas lapangan Stadion Kaharudin Pekanbaru Riau.

Ia membandingkan dengan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Akan tetapi, memang tidak ada pilihan, anak asuhnya harus beradaptasi.

“Kondisi venue, bagusan Sriwijaya FC. Tapi inilah kondisinya, kita harus terima,” bebernya.

Anak asuhnya tidak bisa memilih atau menolak, sehingga memang harus beradaptasi.

Pemain harus secepatnya menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan di Stadion Kaharuddin, Riau.

“Harus menyesuaikan diri semampunya. Dengan kata lain tidak bisa menolak, harus jalankan,” pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, pada putaran pertama di Grup A dimainkan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Pada putaran kedua, beralih ke markas PSPS Riau, yakni ke Stadion Kaharuddin Pekanbaru Riau.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Hasnur Arahkan Bagas-Bagus Sekolah ke SMAN 2 Banjarmasin

Sport

Jadwal Kualifikasi Piala Asia U-23: Indonesia vs Australia, Ujian Berat Garuda Muda
apahabar.com

Sport

Bukan Luis Milla, Menpora Ajak Masyarakat Dukung Pelatih Timnas Shin Tae-Yong
apahabar.com

Sport

Laga Berat, Berikut Link Live Streaming PSS Sleman vs Barito Sore Ini
apahabar.com

Sport

Persib Bandung Tersingkir di Piala Presiden

Sport

Gagal Dapat Penalti, Liverpool KO di Kandang Southampton
BRI Liga 1

Sport

Prediksi Barito Putera vs Persikabo Menuju 8 Besar Piala Menpora 2021
apahabar.com

Sport

Derita Perdana AC Milan di Liga Italia, Telan Kekalahan dari Juventus di San Siro
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com