[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Gelar Teater, Himasindo FKIP ULM Kampanyekan Kesetaraan Hak Perempuan

Isu feminisme bakal disajikan dalam pertunjukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Himasindo Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
- Apahabar.com     Sabtu, 27 November 2021 - 13:24 WITA

Gelar Teater, Himasindo FKIP ULM Kampanyekan Kesetaraan Hak Perempuan

Ilustrasi gelaran teater Himasindo FKIP ULM. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Isu feminisme bakal disajikan dalam pertunjukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Himasindo Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Pertunjukan teater ini dijadwalkan digelar di Aula ULM, 3 Desember 2021 mendatang.

Feminisme adalah konsep kesetaraan gender yang masih terus digaungkan hingga sekarang.

Ide besar feminisme adalah memberikan hak dan perlakuan yang sama antara perempuan dan laki-laki dalam berbagai hal.

“Melalui pementasan teater ini kami ingin mengajak penonton untuk sama-sama bersikap adil dalam menilai sesuatu yang berkaitan dengan perempuan,” kata pimpinan produksi pementasan, Rizki Akbari.

Dia lantas mengambil contoh fenomena pelakor (perebut laki orang). Dalam label itu, menurutnya ada kesan bahwa pelakor adalah perempuan aktif dan agresif dalam mencuri suami orang.

Padahal, kata dia, hubungan keduanya adalah perselingkuhan. Namun, hanya pihak perempuan yang distigmatisasi negatif.

“Stigma ini menempatkan perempuan dalam posisi yang salah dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Rizki berharap, setelah menyaksikan pementasan nanti para penonton bisa lebih peka dan melihat sisi lain persoalan-persoalan yang ada di sekitar, terutama menyangkut tentang perempuan.

“Intinya kami ingin menghadirkan bahan renungan bagi penonton, bahwa jangan memandang perempuan sebelah mata, walaupun perempuan itu terkadang ribet dan sulit untuk dipahami,” ujarnya.

Mengusung judul ‘Perempuan Untuk Perempuanku’, karya tersebut dipoles oleh Alfin Wahyudi Rahman selaku sutradara.

Menurut Alfin, pementasan itu nantinya akan menghadirkan berbagai macam persoalan dilematis yang kerap menjadi momok bagi perempuan.

“Berbagai macam persoalan emosional akan terangkum dalam sajian kami nanti. Mulai dari cinta, amarah, kehilangan, kasih sayang terhadap keluarga, sampai balas dendam akan kami hadirkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Teater Himasindo FKIP ULM Ade Agustiawan mengatakan, pementasan ini merupakan salah satu pembelajaran bagi anggota muda dalam menyajikan sebuah proses kreatif.

“Ini sekaligus merupakan proses pembelajaran bagi anggota muda, tentang bagaimana cara mengelola sebuah pementasan beserta hal-hal detil yang ada didalamnya. Oleh sebab itu, proses ini kami namakan Studi Pentas,” tutupnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Chef Hotel

Banjarmasin

Jumat Berkah, Eks Chef Hotel Berbintang Banjarmasin Bagikan 50 Nasi Goreng Gratis
SMAN 8 Banjarmasin

Banjarmasin

Ancang-ancang, SMAN 8 Banjarmasin Target PTM Awal November
Pegawai Kontrak

Banjarmasin

Miris, Pegawai Kontrak Dinkes Banjarmasin 4 Bulan Belum Gajian
Ilustrasi. Foto-Net.

Banjarmasin

Fokus Kejar Vaksinasi Lansia di Januari, Dinkes Banjarmasin: Lanjut Vaksinasi Anak
Mayat Mengapung

Banjarmasin

BREAKING! Pagi Buta, Jasad Pria Mengapung Gegerkan Warga Sungai Lulut

Banjarmasin

Jumat Berkah Resmob Macan Kalsel 725 Porsi Makan Gratis, Catat Lokasinya
DPP Intakindo Kalsel

Banjarmasin

DPP Intakindo Kalsel Gelar Musprov, Begini Keinginan Wakil Wali Kota Banjarmasin
Pemkot Banjarmasin

Banjarmasin

Fantastik! Pemkot Banjarmasin Bekali 52 Lurah Motor Listrik Total Rp 1,79 M di Tengah Pandemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com