4 Kecamatan di Banjarmasin Terendam Rob, Ketinggian 60 Cm Cemara Raya Banjarmasin Masih Terendam, Warga Dorong Motor Mogok Sidang Kasus Korupsi HSU, KPK Hadirkan Sekda Adik Bupati Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang

Guru Berprestasi Tanah Bumbu Luncurkan Buku “Puisi yang Tidak Bijaksana”

apahabar.com, BATULICIN – Arif Rachman, salah satu guru berprestasi di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, baru saja
- Apahabar.com     Minggu, 7 November 2021 - 09:45 WITA

Guru Berprestasi Tanah Bumbu Luncurkan Buku “Puisi yang Tidak Bijaksana”

Buku "Puisi yang Tidak Bijaksana" karya Arif Rachman baru saja dilaunching di salah satu kafe di Tanah Bumbu. Foto-Puja Mandela

apahabar.com, BATULICIN – Arif Rachman, salah satu guru berprestasi di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, baru saja meluncurkan buku puisi perdananya.

Buku berjudul “Puisi yang Tidak Bijaksana” itu berisi 52 puisi dengan tema beragam. Melalui buku tersebut, guru SMAN 1 Karang Bintang ini berbicara banyak hal, dari soal romantika, lingkungan, hingga spiritual.

“Sebenarnya lahirnya buku ini tidak saya harapkan, tapi rupanya Tuhan berkehendak lain,” kata peraih juara pertama Best Practice dalam ajang Porseni Tanah Bumbu 2019, kepada apahabar.com, Minggu (7/11).

Alumni Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin ini pun sudah meluncurkan buku
“Puisi yang Tidak Bijaksana” secara kecil-kecilan di salah satu kafe yang berada di Kecamatan Simpang Empat.

Meski awalnya tidak terlalu mengharapkan kehadiran bukunya sendiri, tapi Arif mengaku bersyukur karena karyanya itu mendapat respons yang baik dari rekan-rekannya.

“Sudah dilaunching kecil-kecilan kemarin. Sebenarnya mau saya launching besar-besaran dengan menggelar hajatan dan mengundang seluruh penyair dan pegiat seni di Tanah Bumbu, tapi takut melanggar protokol kesehatan,” ucap pentolan Majelis Hahahihi itu.

Salah satu penyair di Tanah Bumbu, Vukalus, puisi di dalam buku Arif Rachman ini telah menjungkirbalikkan antara ekspektasi dengan realita dari sisi pribadi penulisnya, terutama bagi pembaca yang sudah mengenal sosok penulis.

“Dalam banyak puisinya, banyak sudut pandang yang baru saja dinyatakan penulis dalam buku ini. Indahnya harapan, keresahan soal isu lingkungan, bermacam kejadian, beragam karakter, serta pahit manisnya percintaan. Antologi ini mencerminkan banyak buah pemikiran seorang Arif Rachman,” kata Vukalus.

Buku setebal 72 halaman dengan cover dominan kuning-orange itu diterbitkan oleh Scripta Cendekia Banjarbaru.

Sebelum meluncurkan buku perdananya ini, Arif Rachman sudah dikenal aktif di berbagai organisasi dan komunitas. Puisi-puisinya juga kerap nongol di sejumlah antologi bersama penyair Kalsel lainnya.

Bersama anak didiknya, dia pernah ikut membantu membuat buku antologi bersama dengan judul “Batu Nisan Batu Bumi” pada 2019 lalu.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Wabup Tanbu Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Peserta Pelatihan Otomotif

Tanah Bumbu

Pelaku Dugaan Pembunuhan di Simpang Empat Tanbu Diringkus, Polisi: Keponakan Korban
Covid-19 Tanbu

Tanah Bumbu

Sembuh 1 Orang, Pasien Covid-19 Tanbu Tersisa Belasan

Tanah Bumbu

33 Pasien Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Tanbu Terus Menyusut

Tanah Bumbu

Warga Sarimulya Tanbu Dilatih Budidaya Nila Sistem Bioflok
keamanan pangan

Kalsel

Intervensi Keamanan Pangan, Pemkab Tanbu dan BPOM Gelar Rakor Lintas Sektoral
Covid-19 Tanbu

Tanah Bumbu

Terus Meningkat, Covid-19 Tanbu Tembus 3.035 Kasus
Longsor

Kalsel

Tim Temukan Sepatu Seorang Korban Longsor Tambang di Tanbu yang Masih Hilang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com