Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Hujan Lebat Dini Hari, Sejumlah Wilayah HST Terendam hingga Jembatan Terputus

- Apahabar.com     Senin, 15 November 2021 - 11:19 WITA

Hujan Lebat Dini Hari, Sejumlah Wilayah HST Terendam hingga Jembatan Terputus

Tangkapan Layar - Kondisi air di Kecamatan Haruyan, Hulu Sungai Tengah, merendam badan jalan setinggi paha orang dewasa, Senin (15/11) pagi. Foto: Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dini hari hingga pagi tadi menyebabkan sungai di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) meluap, Senin (15/11).

Debit Sungai Hantakan dan Batang Alai mengalami kenaikan. Diperkirakan kenaikan air mencapai 1 hingga 2 meter.

Hujan sejak dini hari hingga pagi tadi juga menyebabkan sejumlah daerah permukiman yang berada dekat aliran sungai di HST digenangi air.

Seperti di Desa Cukan Lipai Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS), sebagian desa di Kecamatan Batu Benawa termasuk tempat wisata di Hantakan seperti Manggasang.

Ketinggian air bervariasi, dari semata kaki hingga mencapai lutut orang dewasa. Sementara di Kecamatan Haruyan genangan air di badan jalan mencapai setinggi paha orang dewasa.

Jembatan darurat penghubung Desa Patikalain dan Timan di Kecamatan Hantakan hilang disapu arus deras. Foto: Istimewa

Tak hanya itu, jembatan darurat penghubung warga di kaki Meratus, Desa Timan dan Patikalain yang sempat diperbaiki kini terputus lagi akibat derasnya aliran sungai.

Selain itu, jembatan darurat penghubung Desa Baru RT dan Desa Batu Tunggal turut terputus terbawa derasnya arus air.

Dandim 1002/HST, Letkol Inf Muh Ishak HB menyebut sungai di Hantakan dan Batang Alai memang mengalami kenaikan sekitar pukul 06.00 Wita. Saat ini, cuaca di HST cerah kembali.

“Sempat mengalami kenaikan volume air di daerah Hulu Sungai Barabai, kini air mulai surut,” kata Dandim usai meninjau sungai di Desa Alat Hantakan.

Dandim memerintahkan anggotanya agar segera berkoordinasi dengan BPBD HST. Terutama melakukan pemantauan ke daerah-daerah rendah dan bantaran sungai di HST.

BPBD HST pun telah mengeluarkan imbauan agar tetap waspada. Terutama warga yang berada di bantaran sungai yang ada di HST.

“Jangan panik tetap waspada,” tulis BPDB HST dalam akun Instagramnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Respon Bupati Sukamta Soal Temuan Tambang Ilegal di Tala
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Jumatan, Ratusan Jemaah Tetap Jejali Masjid Al-Jihad
apahabar.com

Kalsel

Viral Feri Kotabaru-Batulicin Ditutup, Cek Faktanya
Lomba Ramah Anak

Kalsel

Lomba Ramah Anak Tingkat Provinsi, Puskesmas Sebamban 1 Tanbu Juara Kedua
apahabar.com

Kalsel

Yuk Ngobrol Bareng Paskibraka di Live IG, Ada Wakil Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Kunjungi Korem 101/Antasari, Agus Toyib Bahas Lapas Over Kapasitas
apahabar.com

Kalsel

Jumat Siang, Tujuh Daerah di Kalsel BMKG Prakirakan Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Melalui Lomba Masak, DPD PDIP Kalsel Lestarikan Kuliner Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com