Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans Resmi Dilepas, Kapolres Optimis Tim Voli Kotabaru Rebut Juara Piala Kapolda Kalsel

Ikut Tren Add Yours di Instagram, Warganet Malah Kena Tipu

- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 10:13 WITA

Ikut Tren Add Yours di Instagram, Warganet Malah Kena Tipu

Ikut Tren Add Yours di Instagram, Warganet Malah Kena Tipu. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Akibat mengumbar data pribadi dalam fitur ‘Add Yours’ di Instagram, seorang warganet menjadi korban penipuan.

Fitur Add Yours yang baru diperkenalkan Instagram, merupakan stiker balasan untuk berinteriaksi dengan teman melalui unggahan di Instagram Story.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memilih topik yang disediakan Instagram, juga mengikuti tren challenge mengenai topik tertentu.

Salah satu topik challenge yang cukup populer dari fitur Add Yours tersebut adalah ‘variasi panggilan nama kamu’.

Namun dibalik tren tersebut, terungkap bahwa fitur Add Yours dapat modus penipuan terbaru, karena terkait dengan kerahasiaan data pribadi.

Hal ini dirasakan seorang warganet dengan akun Twitter @ditamoechtar_. Akun ini membagikan pengalaman seorang teman yang menjadi korban penipuan melalui telepon, seusai mengikuti tren challenge Add Yours tersebut.

“Pagi tadi teman saya menelepon, nangis-nangis habis ditipu. Biasalah, penipu yang menelepon minta transfer (uang) gitu,” tulis akun @ditamoechtar, Selasa (23/11).

Ternyata sang teman percaya dan langsung mengirimkan sejumlah uang, lantaran pelaku memanggil dengan nama panggilan kecil. Padahal nama kecil itu hanya diketahui oleh orang terdekat.

“Yang buat teman saya percaya, si penipu memanggil dia ‘Pim’. Pim adalah panggilan kecil teman saya, yang hanya orang terdekat saja yang tahu. Terus dia ingat, dia baru saja ikut ini (tren challenge “variasi panggilan nama kamu),” lanjut @ditamoechtar.

“Challenge seperti ini tidak perlu selalu diikuti. Challenge one day one juz aja diabaikan ya? Istigfar,” imbuhnya.

Inggahan @ditamoechtar tersebut telah dicuit ulang 34 ribu kali, mendapatkan 89 ribu tanda suka dan 8 ribu komentar, Rabu (24/11).

Sementara pakar keamanan siber, Alfons Tanujaya, menyebut Add Yours bukan menjadi akar masalah dalam modus kejahatan. Kecerobohan pengguna yang menjadi penyebab dari peningkatan kejahatan rekayasa sosial.

Selain melalui kuis atau fitur tambahan seperti contohnya Add Yours, penjahat siber bisa mendapatkan nomor telepon pengguna dengan berbagai cara.

Di antaranya menelusuri postingan pengguna yang menyematkan nomor telepon untuk dijadikan informasi tambahan untuk keperluan berjualan atau bertransaksi di media sosial

“Itu tergantung kepada pengguna medsos. Kalau pengguna medsos ceroboh, mereka bisa menampilkan data pribadi dengan banyak cara,” sahut Alfons seperti dilansir CNNIndonesia.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Adaptasi Kebiasaan Baru, Wapres Minta Pemuka Lintas Agama Dukung Protokol Kesehatan

Nasional

Cai Ditemukan Tewas di Hutan Usai Kabur dari Lapas Tangerang!
apahabar.com

Nasional

Tim TNI-Polri Temukan 15 Jenazah Pekerja Trans Papua Korban KKB
apahabar.com

Nasional

AirNav: Balon Udara Liar Bahayakan Keselamatan Penerbangan
Jambret di Mikrolet, Polisi Tembak Mati Napi Asimilasi Corona

Nasional

Jambret di Mikrolet, Polisi Tembak Mati Napi Asimilasi Corona
apahabar.com

Nasional

Pulihkan Daerah Aliran Sungai, Jokowi Ajak Warga Tanam Pohon
apahabar.com

Nasional

Jubir: Orang dari Episentrum Covid-19 Harus Isolasi Diri
kapolri

Nasional

Resmi, Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com