Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini Sempat Mengkhawatirkan, Kalsel Kembali Nol Kasus Covid-19 Harian

Ikuti Koreksi Bursa Saham Global, IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah

- Apahabar.com     Rabu, 10 November 2021 - 12:39 WITA

Ikuti Koreksi Bursa Saham Global, IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah

Ilustrasi - Pekerja memperlihatkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui gawainya di Jakarta. Foto-Antara/Puspa Perwitasari/foc

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Rabu (10/11) berpotensi melemah.

Bursa saham IHSG melemah mengikuti koreksi bursa saham global.

IHSG pagi ini dibuka melemah 4,38 poin atau 0,07 persen ke posisi 6.665,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,25 poin atau 0,13 persen ke posisi 951,38.

“Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah pagi ini, seiring dengan gerakan negatif di bursa global,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu dilansir Antara.

Dari eksternal, pasar saham AS ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Investor melakukan aksi ambil untung atau profit taking setelah reli pada Oktober. Selain itu, pelaku pasar juga mengantisipasi pengumuman data inflasi Negeri Paman Sam.

Sementara pasar komoditas terpantau bergerak beragam kemarin. Harga Minyak WTI naik ke level 84,54 dolar AS per barel, Minyak Brent naik ke level 85,27 dolar AS per barel.

Harga batu bara turun ke level 162 dolar AS per ton, nikel turun ke level 19.435 dolar AS per ton, dan CPO turun ke level 4.789 ringgit per ton. Sedangkan harga emas terpantau menguat ke level 1.833 dolar AS per troy ons.

Dari domestik, jumlah kasus harian Covid-19 pada Selasa (9/11) kemarin mencapai 434 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,25 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 21 kasus sehingga totalnya mencapai 143.578 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 585 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,1 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif Covid-19 mencapai 9.602 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 126,46 juta orang dan vaksin dosis kedua 80,07 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 58,69 poin atau 0,2 persen ke 29.226,77, Indeks Hang Seng turun 18,95 poin atau 0,08 persen ke 24.794,18, dan Indeks Straits Times terkoreksi 17,69 atau 0,55 persen ke 3.225,73.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pertamax Cs Turun, Pengusaha Kalsel Kecipratan Untung
apahabar.com

Ekbis

Alasan Batalnya Rudiantara Jadi Dirut PLN
apahabar.com

Ekbis

Berkah Harganas 2019 di Kalsel, Hotel Berbintang Laris Manis
apahabar.com

Ekbis

Turun Rp4.000, Harga Emas Antam Jadi Rp898.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

China Tambah Pasokan, Harga Minyak Mulai Melambung

Ekbis

Kompensasi Tambang Rp 700 Miliar di Kotabaru, Hipmi: Geliatkan Ekonomi Daerah
apahabar.com

Ekbis

Siasat Disperindag Banjar Atasi Meroketnya Harga Si Melon
BJB

Ekbis

Lebaran Seru Tanpa Mudik bareng Bank Bjb, Tingkatkan Kewaspadaan & Jaga Prokes
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com