Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch!

Jelang Muktamar NU, Jokowi Diyakini Netral Tanpa Diminta

Menjelang pelaksanaan muktamar NU pada Desember mendatang, Presiden Joko Widodo diyakini akan bersikap netral tanpa diminta.
- Apahabar.com     Jumat, 12 November 2021 - 10:47 WITA

Jelang Muktamar NU, Jokowi Diyakini Netral Tanpa Diminta

Menjelang pelaksanaan muktamar NU pada Desember, Presiden Joko Widodo diyakini bersikap netral. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menjelang pelaksanaan muktamar NU pada Desember mendatang, Presiden Joko Widodo diyakini akan bersikap netral tanpa diminta.

“Saya yakin tanpa diminta pun, baik pemerintah maupun Presiden Joko Widodo, tidak akan campur tangan dalam Muktamar NU atau perhelatan ormas yang mana pun selain NU,” kata Yahya Staquf kepada wartawan, dilansir dari detikcom, Jumat (12/11/2021).

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk netral dalam muktamar NU pada Desember mendatang.

Netralitas pemerintah terhadap kegiatan Ormas, kata Yahya Staquf sudah diterapkan sejak dulu. Selain itu, dia juga meyakini PBNU mampu membuat keputusan secara mandiri.

“Praktik semacam itu sudah masa lalu zaman Orba dulu. NU dan para pengurus serta aktivisnya pun sudah dewasa dan cerdas. Mereka mampu membuat keputusan secara mandiri, menilai calon-calon secara obyektif berdasarkan track record integritas, kecakapan organisasi dan visi yang ditawarkan,” katanya.

Lebih lanjut, Yahya Staquf mengatakan hingga saat ini persiapan Muktamar NU berjalan normal. Hanya saja, menurut dia, munculnya gejala kampanye gelap salah satu yang membuat risih.

“Sejauh ini, segala sesuatu menyangkut Muktamar berjalan wajar sesuai normal, dan prosesnya lancar. Satu-satunya yang membuat risih mungkin gejala kampanye hitam yang mulai muncul. Tapi itu pun mungkin naluriah saja pada saat mengalami defisit gagasan. Pada dasarnya semua berjalan baik-baik saja,” katanya.

Said Aqil Siroj sebelumnya berharap Presiden Jokowi dan pemerintahannya bersikap netral dalam Muktamar NU. Menurutnya NU memiliki gaya sendiri dalam melakukan kegiatan organisasi.

“Harapan saya Pak Jokowi sebagai kepala negara ya dalam hal muktamar ini netral,” kata Said Aqil dalam kunjungan silaturahmi PBNU dengan Transmedia, di Kantor Transmedia, Jakarta Selatan, Kamis (11/11).

Said Aqil menyebut NU memiliki gaya sendiri dalam melakukan muktamar. Said Aqil ingin ketua umum yang dipilih merupakan pilihan NU sendiri.

“Biarkan NU punya gaya sendiri, punya hasil pemilihannya sendiri,” ujarnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kapolri

Nasional

Kapolri Hapus Tilang di Jalan, Berikut Sanksi Baru Bagi Pelanggar Lalu Lintas
apahabar.com

Nasional

Pemimpin ISIS Baghdadi Dikabarkan Tewas dalam Serangan Militer AS di Suriah
Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Foto-Ist

Nasional

Moeldoko Respons Kabar Reshuffle: Yang Tahu Hanya Presiden
apahabar.com

Nasional

Sempat Kena Stroke, Pakar Media Sosial Nukman Luthfie Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Penelitian Terbaru, Virus Corona Menyebar Lebih Cepat dari Prediksi WHO
apahabar.com

Nasional

Hina Moeldoko, Pemilik Akun Facebook di Jakarta Ditangkap Bareskrim
Vaksinasi

Nasional

Disaksikan Presiden, Tukang Besi Joko Widodo Jalani Vaksinasi COVID-19
apahabar.com

Nasional

Tak Layak Jalan, Polisi Larang Odong-Odong Beroperasi di Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com