Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar Jelang Nataru di Tabalong, 4 Warga Beserta Ratusan Botol Miras Diamankan Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Resmi, Pengurus MUI Kotabaru Dikukuhkan Lagi! Pipa PDAM Bandarmasih Bocor, Off 6 Jam, Sejumlah Wilayah Terdampak

Jokowi Suntik Modal Rp 70 Miliar ke BUMN Pengelola Sirkuit Mandalika

- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 11:33 WITA

Jokowi Suntik Modal Rp 70 Miliar ke BUMN Pengelola Sirkuit Mandalika

Keindahan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Foto-ITDC/MGPA

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah telah menetapkan suntikan modal Rp 470 miliar untuk PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) yang merupakan pengelola Sirkuit Mandalika.

Suntikan dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.

Penetapan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2021 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.

Tertulis dalam Pasal 2 ayat 1 “Nilai penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebesar Rp470.000.0O0.000,00 (empat ratus tujuh puluh miliar rupiah).”

Serta Pasal 2 ayat 2, “Penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2021.”

Dikutip dari laman Sekretariat Negara jdih.setneg.go.id, Rabu (24/11/2021), Peraturan Pemerintah tersebut berlaku sejak diundangkan pada 10 November 2021 yang telah ditandatangani resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Selain itu, Pemerintah juga menambah modal saham kepada PT Aviasi Pariwisata Indonesia, yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Aviasi Pariwisata Indonesia.

Lansir dari Liputan6.com, dalam Pasal 2 ayat 1, “Penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebanyak 101.699 (seratus satu ribu enam ratus sembilan puluh sembilan) saham Seri B pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Hotel Indonesia Natour.”

PMN ke BUMN Lain

Kemudian, “46.849 (empat puluh enam ribu delapan ratus empat puluh sembilan) saham Seri B pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sarinah; 249.999 (dua ratus empat puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan) saham Seri B pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko.”

Serta, “6.414.411 (enam juta empat ratus empat belas ribu empat ratus sebelas) saham Seri B pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Angkasa Pura I; dan 15.971.651 (lima belas juta sembilan ratus tujuh puluh satu ribu enam ratus lima puluh satu) saham Seri B pada Perusahaan Perseroan (Persero) PT Angkasa Pura II, yang telah ditempatkan dan disetor penuh oleh negara.

Peraturan Pemerintah ini berlaku sejak diundangkan pada 6 Oktober 2021 Oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ditanya Perppu KPK, Puan: Tunggu Pelantikan Presiden
CPNS

Nasional

Ketua DPD Tolak Rencana Penghapusan Guru dari Formasi CPNS 2021
apahabar.com

Nasional

FK Unram Temukan Bayi Tanpa Anus Dampak Merkuri dari Peti di Sumbawa
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Banyuwangi Siap Terapkan Prakondisi Normal Baru Sektor Pariwisata
apahabar.com

Nasional

Update Hasil Situng KPU per 22 April 10.45 WIB Jokowi-Ma’ruf Amin Masih Unggul Sementara

Nasional

Bejat, Kakek Cabuli Cucu Kandungnya Sendiri
PDIP

Nasional

Peringati Kudatuli, PDIP Kenang Demokrasi Dibungkam Kekuasaan
apahabar.com

Nasional

Menlu Kutuk Perlakuan Tak Manusiawi ke ABK WNI di Kapal China
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com