Banjir Meluas ke Pusat Kota HST, Diprediksi Puncak Air Naik Tengah Malam Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar Jelang Nataru di Tabalong, 4 Warga Beserta Ratusan Botol Miras Diamankan Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Resmi, Pengurus MUI Kotabaru Dikukuhkan

Kadinkes Bantah Paraf ‘Iuran Aneh’ HKN Banjarmasin, Jaksa Mestinya Uji Forensik

- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 13:25 WITA

Kadinkes Bantah Paraf ‘Iuran Aneh’ HKN Banjarmasin, Jaksa Mestinya Uji Forensik

Kadinkes Banjarmasin menjalani pemeriksaan di Kejari buntut kisruh iuran HKN ke-57 Banjarmasin. apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Kejari Banjarmasin diminta menguji kebenaran tanda tangan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Machli Riyadi.

“Penyidik bisa melakukan laboratorium forensik (labfor) terhadap paraf atau tanda tangan tersebut,” ujar Direktur Borneo Law Firm, Muhamad Pazri, Rabu (24/11).

Machli sempat membantah jika paraf di surat edaran iuran Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 Banjarmasin itu adalah tanda tangannya.

Di hadapan anggota Komisi IV, Machli mengaku baru sadar tanda tangan itu ada setelah surat edaran iuran tersebut ramai diberitakan.

Jika tak terima karena merasa tanda tangannya dipalsukan, Machli dianjurkan untuk melapor ke kepolisian.

“Silakan laporkan balik,” imbuh Pazri.

Di lain sisi, penyidik kejaksaan juga bisa melakukan konfrontasi dengan para saksi lain untuk mencari kebenaran yang terjadi atas kisruh ini.

“Bisa dilakukan konfrontir dengan para saksi yang lain, benar tidak ada instruksi dan kebenaran paraf tersebut,” kata mantan Presiden BEM Universitas Lambung Mangkurat itu.

Menanggapi temuan baru jika HKN ternyata sudah dianggarkan Pemkot Banjarmasin, Pazri sepakat semestinya pungutan tersebut tak perlu ada.

“Terlebih di masa pemulihan pandemi Covid-19 saat ini yang berpotensi penyalahgunaan wewenang,” jelasnya.

Kendati demikian, kata Pazri, semua peristiwa hukum yang sebenarnya tentu bakal terungkap dalam proses penyelidikan yang dilakukan kejaksaan saat ini.

“Biarkan proses klarifikasi penyelidikan jaksa nanti yang melihat peristiwa hukumnya sebenarnya ada tidak dugaan unsur pidananya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, penyidik Kejari Banjarmasin tengah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi-saksi.

Teranyar, Rabu siang, Machli memenuhi pemanggilan jaksa. Pria yang berulang tahun tepat di hari ini tersebut datang ke Kejari Banjarmasin sekitar pukul 10.00 Wita.

View this post on Instagram

A post shared by apahabar.com (@apahabar)

Sebelumnya, kejaksaan menemukan fakta baru dalam dugaan pungli dan korupsi di HKN ke-57 Banjarmasin.

Temuan itu didapat setelah sejumlah pejabat di Pemkot Banjarmasin kembali diperiksa jaksa di Kejari Banjarmasin, Selasa (23/11).

Mereka adalah Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin, Subhan Nur Yaomil dan Plt Kepala Inspektorat Pemkot Banjarmasin, Taufik Rifani.

Hasil pemeriksaan, terungkap jika pelaksanaan kegiatan HKN sudah teranggarkan di Bakeuda Kota Banjarmasin dengan dana APBD.

“Jumlahnya pun besar, ratusan juta juga,” kata jaksa.

Diketahui iuran wajib HKN tertuang dalam sebuah surat. Tak cuma tanda tangan, surat itu juga dibubuhi stempel resmi Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Di sana dirincikan nominal minimal iuran yang mesti dibayarkan. Di antaranya, untuk rumah sakit swasta minimal Rp2 juta. Rumah sakit Sultan Suriansyah minimal Rp25 juta. Klinik dan laboratorium, minimal Rp1 juta.

Kemudian, profesi kesehatan minimal Rp1 juta, UPTD Laboratorium dan Instalasi Farmasi minimal Rp1 juta, Bidang di Dinas Kesehatan minimal Rp1 juta, apotek minimal Rp500 ribu, toko obat minimal Rp300 ribu dan bagi para ASN Puskesmas/Dinkes per orang minimal Rp100 ribu.

Uang iuran itu, dikumpulkan melalui rekening bank. Atau melalui Sekretariat Panitia HKN ke-57 2021.

Dilengkapi oleh Riyad Dafhi R

Ultah, Kadinkes Banjarmasin Diperiksa Kejaksaan

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Alalak

Banjarmasin

Diduga Sengaja Dibakar, 3 Rumah di Alalak Tengah Banjarmasin Jadi Arang
Banjarbaru

Banjarmasin

Perburuan Dimulai! Macan Kalsel Ikut Buru Pembunuh Perawat Rundy
Banjarmasin

Banjarmasin

RESMI! Banjarmasin Perpanjang PPKM Level IV, Ibnu: Bertambah 4 Daerah

Banjarmasin

Catat! Bangunan Liar di Eks Terminal Km 6 Banjarmasin Bakal Dibongkar

Banjarmasin

Banyak Kendala, Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Dipastikan Molor
Alalak Selatan

Banjarmasin

Belasan Rumah Hangus di Alalak Selatan, Diduga Sengaja Dibakar!
Covid-19 Kalsel

Banjarmasin

Hari Pahlawan 2021, Kalsel Sedikit Lagi Merdeka dari Covid-19
Pencuri kambuhan diamankan polisi setelah ketahuan mencuri burung warga Banjarmasin Selatan. Foto-Istimewa

Banjarmasin

Sikat Burung Warga Banjarmasin Selatan, Pencuri Kambuhan Diamankan Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com