[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

Kalsel Banjir, PLN Gerak Cepat Nonaktifkan Ratusan Gardu Listrik

Hujan deras yang mengguyur Kalimantan Selatan sejak Minggu (28/11) kemarin mengakibatkan banjir di beberapa wilayah.
- Apahabar.com     Senin, 29 November 2021 - 13:41 WITA

Kalsel Banjir, PLN Gerak Cepat Nonaktifkan Ratusan Gardu Listrik

Petugas PLN saat mengamankan listrik di wilayah terdampak banjir di Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Hujan deras yang mengguyur Kalimantan Selatan sejak Minggu (28/11) kemarin mengakibatkan banjir di beberapa wilayah.

Dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, PLN bergerak cepat menerjunkan personel untuk bersiaga melakukan pemantauan kelistrikan dan pengamanan pada daerah terdampak banjir di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Kabupaten Balangan.

Hingga Senin (29/11) siang ini, sudah 169 unit gardu distribusi yang terdampak banjir.

“Sementara sudah berhasil dinormalkan 62 gardu dan menyisakan 107 gardu lagi,” ujar Manager Komunikasi PLN UIW Kalselteng, Suhadi.

Katanya, dari sejumlah wilayah terdampak banjir itu, berdampak pada 19.171 pelanggan PLN, dan yang saat ini sudah berhasil dinormal sebanyak 5.370 pelanggan.

“Petugas PLN terus bersiaga untuk memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir guna melakukan pemulihan dan memastikan keselamatan masyarakat,” tutur Suhadi.

Dia menambahkan, hal pertama yang harus dilakukan masyarakat ketika banjir yaitu menghindari bahaya tersengat aliran listrik, dengan mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter.

“Selanjutnya cabut seluruh peralatan listrik yang masih menancap dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman,” jelasnya.

Listrik akan dinonaktifkan apabila rumah warga terendam, jaringan listrik PLN terendam, atau keduanya terendam.

Hal itu sebutnya, dilakukan demi keselamatan masyarakat.

“Apabila ada kejadian banjir, fokus utama PLN adalah mengamankan jaringan kelistrikan untuk keselamatan masyarakat dengan cara memutus aliran listrik dilokasi tersebut,” tegasnya.

Terakhir, katanya PLN akan melakukan pemulihan listrik di lokasi terdampak banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik, serta kedua belah pihak yaitu PLN dan tokoh Masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik.

PLN sendiri, mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir.

Jika banjir terjadi dan listrik belum dipadamkan, masyarakat diimbau untuk segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center 123, atau menghubungi kantor PLN terdekat.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

‘Adu Banteng’ Mobil Vs Motor di Banjar, Satu Pemuda Tewas
Feeder 85 Persen Normal, Sistem Kelistrikan Kalselteng Berangsur Pulih

Kalsel

Feeder 85 Persen Normal, Sistem Kelistrikan Kalselteng Berangsur Pulih
apahabar.com

Kalsel

Waswas Covid-19, Polisi di Tala dan Banjar Door to Door Bagikan Kurban
apahabar.com

Kalsel

Bangga Donor Darah, Member Euro Fans Club Banjarmasin Kenakan Jersey Tim Kesayangan
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Diguyur Hujan, Pohon Langka di Jalan Ahmad Yani Tumbang
Korban Salah Tangkap di HST

Banjarmasin

Usai ke Propam, Korban Salah Tangkap di HST Datangi Ditreskrimum Polda Kalsel

Kalsel

Resmi Tersangka, Ketua Nasdem Tanah Laut Langsung Masuk DPO
apahabar.com

Kalsel

Tahun Ajaran Baru, SDN Ini Hanya Dapat 6 Siswa Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com