Resmi Somasi Asprov PSSI Kalsel, Persebaru Banjarbaru Siap Adu Bukti Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia di Piala Asia 2022, Dapat Ditonton Gratis Mengejutkan, Pelatih Risto Vidakovic Tinggalkan Borneo FC Pesantrenpreneur: Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Fakta Baru Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’: Digagas Era Soeharto, Studi Kelayakan Diatensi

Kasus Pencabulan di Lembaga Pendidikan Jalan di Tempat, Tersangka Tak Kunjung Ditetapkan

Kasus pencabulan yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan di Balikpapan belum menunjukkan perkembangan signifikan.
- Apahabar.com     Senin, 29 November 2021 - 13:37 WITA

Kasus Pencabulan di Lembaga Pendidikan Jalan di Tempat, Tersangka Tak Kunjung Ditetapkan

Ilustrasi. Foto-Net.

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus pencabulan yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan di Balikpapan belum menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah dilaporkan, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Belum ditetapkan tersangka lantaran penyidik harus berhati-hati terkait kasus pencabulan tersebut.

“Masih dalam tahap lidik, kita gak mau sembarangan karena ini kan bukan perbuatan kayak pencurian apa itu kan, ini asusila kita gak mau salah dalam menetapkan status tersangka,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa terduga tersangka yang dilaporkan tersebut merupakan salah satu pengajar di lembaga pendidikan di kawasan Balikpapan Utara. Pihaknya pun tengah berhati-hati dalam mencari alat bukti. Saat ini terduga tersangka masih melakukan pemeriksaan.

“Masih diperiksa,” tuturnya.

Sejauh ini, sudah ada empat orang yang melaporkan dugaan tindakan asusila ke Polda Kaltim. Diketahui dalam hal pembuktian, polisi hanya memerlukan dua alat bukti yang sah. Namun demikian untuk menentukan alat bukti tersebut polisi harus ekstra berhati-hati.

“Untuk pembuktian kita harus hati-hati ya, jangan sampai nanti identitas korban, karena ini kaitan dengan kasus asusila kan terkait mental mereka begitu,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk para korban sudah ikut orang tua masing-masin alias tidak berada di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Setahun Pandemi, Ini Cerita Sedih Pasien Pertama di Balikpapan
Oknum Ulama

Kaltim

Oknum Ulama Cabuli Belasan Santri di Balikpapan Ditetapkan Sebagai Tersangka
Perampok di Balikpapa

Kaltim

Pengakuan Mengejutkan Perampok di Balikpapan: Saya Ditawari Berhubungan Badan!
Pelabuhan Klotok

Kaltim

Pelabuhan Klotok di Balikpapan Masih Beroperasi, Pemudik Dilarang Lewat
kebakaran Balikpapan

Kaltim

Puluhan Rumah Terbakar, Api Baru Bisa Dipadamkan 3 Jam Kemudian
Balikpapan

Kaltim

Masuk Balikpapan Bakal Wajib Rapid Test Antigen

Kaltim

Singgung Warga Kaltim Taat Prokes, Gubernur: Pakai Masker Tapi di Atas Kepala
Vaksinasi Pelajar di Balikpapan

Kaltim

Masuk Daerah Epicentrum, BIN Kaltim Kembali Gelar Vaksinasi Pelajar di Balikpapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com