Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Kawal Ketat Usul Tambah Kuota BBM dan Epiji Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syarifuddin terus mengawal usulan pemprov tambah kuota BBM di Banua.Pria yang akrab disapa Dhin ini juga....
- Apahabar.com     Sabtu, 27 November 2021 - 11:32 WITA

Kawal Ketat Usul Tambah Kuota BBM dan Epiji Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin (kanan) dan Anggota DPR RI Dapil Kalsel Novri Ompusunggu di Kantor PT Pertamina Unit Pemasaran VI Depot Banjarmasin, Jumat (27/11) sore. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com,BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syarifuddin terus mengawal usulan pemprov tambah kuota BBM di Banua.

Pria yang akrab disapa Dhin ini juga sindir upaya Satgas agar lebih masif. Untuk BBM dan elpiji agar tak kembali alami kelangkaan.

“Saya sering laporkan ke Pertamina terkait antrean BBM di daerah. Walau bukan kewenangan Pertamina menegur itu, tapi Satgas ada, Pemprov ada,” kata Wakil Ketua DPRD Kalsel Fraksi PDI Perjuangan itu.

Hal ini disampaikannya saat pertemuan dengan Anggota DPR RI, Pertamina, Biro Ekonomi dan ESDM Kalsel di Kantor PT Pertamina Unit Pemasaran VI Depot Banjarmasin, Jumat (27/11)sore.

Dhin juga mengatakan, sudah sering menerima aspirasi soal BBM dan Elpiji di Kalsel. Oleh sebab itu, ia mendukung usulan penambahan BBM ke BPH Migas.

Sebelumnya, dewan Kalsel juga pernah didemo oleh Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel. Massa menilai distribusi BBM bersubsidi yang tak tepat sasaran.

“Berkedok para transporter, BBM bersubsidi malah disuplai ke pertambangan. Yang terkena dampaknya adalah masyarakat. Yakni para sopir angkutan yang kesulitan memperoleh solar ” kata koordinator aksi, H Husaini, kala itu.

Menurutnya, masalah ini seperti benang kusut yang terus berulang-ulang. Maka harus Pertamina, BPH Migas, kepolisian dan pemda yang bertindak tegas.

“Karena meski kuota BBM ditambah, tapi jika penyelewengan masih terjadi, sama juga bohong,” sindirnya.

Tahun ini, Kalsel hanya diberi jatah 254.934 Kilo Liter (KL), lebih sedikit jika dibanding Kalimantan Barat (Kalbar) yakni jumlah 392.023 KL. Sementara kota elpiji kisaran 907.000 Metik Ton (MT).

Pemerintah Kalsel dan Pertamina beralasan penambahan kuota agar kelangkaan BBM tak kembali terjadi.

Sales Area Manager PT Pertamina Kalselteng, Drestanto Nandiwardhana mengatakan Pemprov Kalsel sudah mengusulkan penambahan kuota kisaran 572.000 KL Solar dan 102.000 MT.

Novri Dititipi Aspirasi: Tambah Kuota BBM dan Elpiji untuk Kalsel

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Lahan di Pengayuan Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Sediakan 82 Formasi Penerimaan CPNS
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Bakumpai, Rumah Kades Ikut Ludes
Banjarmasin

Kalsel

Meiji Pembunuh Keji di Hotel Mira Tertangkap, Keluarga Datangi Mapolsek
apahabar.com

Kalsel

Puncak Acara MRSF Kalsel 2019 Sisakan 10 Ton Sampah di Halaman Kantor Gubernur
apahabar.com

Kalsel

Memilih Bertahan, Massa Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Banjarmasin Ancam Nginap di Jalanan
A

Kalsel

Pernah Jaga Karcis di Stadion, Paman Birin Dukung Renovasi 17 Mei Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Hujan Menguasai Kalimantan Selatan Siang Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com