Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini Sempat Mengkhawatirkan, Kalsel Kembali Nol Kasus Covid-19 Harian

Kejar Predikat Piloting, 100 SMA/SMK di Kalsel Klaim Siap PTM Terbatas

- Apahabar.com     Kamis, 4 November 2021 - 20:49 WITA

Kejar Predikat Piloting, 100 SMA/SMK di Kalsel Klaim Siap PTM Terbatas

Kurang lebih sudah ada 100 SMA/SMK/SLB di Kalsel mengajukan untuk menggelar PTM terbatas kloter kedua. Foto-apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARBARU – Predikat sekolah piloting untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kalimantan Selatan terus dikejar.

Kini, tercatat sudah sekitar 100 SMA/SMK/SLB yang telah melaporkan kesiapannya untuk melaksanakan PTM terbatas.

“Kurang lebih 100 sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) Kalsel, M Yusuf Effendi kepada apahabar.com, Kamis (4/11).

Di Kalsel, diketahui ada berjumlah 357 SMA, SMK dan SLB. Sebelumnya pada kloter pertama terdata sudah sebanyak 30 sekolah yang dapat lampu hijau menggelar PTM terbatas.

Ke-30 sekolah tersebut yakni SMAN 5 Banjarmasin, SMAN 2 Banjarbaru, SMAN 1 Martapura, SMAN 1 Rantau, SMAN 1 Daha Utara, SMAN 2 Barabai.

SMAN 2 Amuntai, SMAN 1 Awayan, SMAN 2 Tanjung, SMAN 1 Alalak, SMAN 1 Pelaihari, SMAN 1 Angsana dan SMAN 1 Kotabaru.

Kemudian SMKN 3 Banjarmasin, SMKN 2 Banjarbaru, SMKN 1 Martapura, SMKN 1 Tapin Selatan, SMKN 1 Daha Selatan, SMKN 1 Barabai, SMKN 2 Amuntai, SMKN 1 Batumandi, SMKN 1 Pelaihari, SMKN 2 Simpang Empat dan SMKN 1 Kotabaru.

Lalu ada SLB Negeri 2 Banjarmasin, SLB-C Negeri Pembina Provinsi Kalsel, SLB A Negeri 3 Martapura, SLBN Kandangan, SLB Negeri Balangan dan SLB Negeri Kotabaru.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi sekolah yaitu berada di wilayah PPKM level 1-3. Kemudian, jumlah peserta didik hanya 50% dari kapasitas maksimal ruangan.

Para siswa minimal telah melaksanakan vaksinasi pertama. Lalu, sekolah melakukan Rapid Antigen kepada tenaga pendidik dan siswa sebelum melaksanakan PTM serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan setempat.

Kadisdikbud Kalsel menegaskan sekolah tak boleh menggelar PTM terbatas tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Malam Ini, Positif Covid-19 di Tapin Bertambah 12 Orang
apahabar.com

Kalsel

Viral Video Puluhan Warga Asing, Simak Penjelasan Kemenkumham Kalsel

Kalsel

Operasi Yustisi di HST, Pelanggar Prokes Didominasi Salah Pakai Masker
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Digelar di Tengah Pandemi, Bawaslu RI: Jangan Sampai Ada Klaster Baru
Pencuri Buah Sawit

Kalsel

Empat Bulan Buron, Pencuri Buah Sawit Perusahaan di Kotabaru Ditangkap
Daun Sungkai

Kalsel

Ciri-ciri Daun Sungkai Kalimantan yang Dipercaya Bantu Pengobatan Pasien Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Narapidana Gagal Nyoblos, Kemenkumham Kalsel Pasrah
apahabar.com

Kalsel

Banjarbaru Banjir, Ini Data Sementara Warga Terdampak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com