Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Kerugian Diperkirakan Miliaran Rupiah, Puluhan Korban Investasi Bodong Melapor ke Mapolres Tanbu

- Apahabar.com     Senin, 8 November 2021 - 10:21 WITA

Kerugian Diperkirakan Miliaran Rupiah, Puluhan Korban Investasi Bodong Melapor ke Mapolres Tanbu

-Tersangka kasus investasi bodong. Foto-Humas Polres Tanbu.

apahabar.com, BATULICIN – Kerugian warga akibat investasi bodong di Kabupaten Tanah Bumbu diduga mencapai miliaran rupiah. Karena penipuan itu, warga ramai-ramai melapor ke Polres Tanah Bumbu pada Minggu (7/11) malam.

“Miliaran kalau dikumpulkan semua. Saya saja sendiri 200 juta lebih,” ungkap salah seorang korban yang namanya enggan disebutkan.

Dia mengaku menyesal telah menanam banyak modal untuk investasi bodong tersebut. Saat ini dia mengaku kurang tenang karena tak ada jaminan uang yang sudah diserahkan ke pelaku akan kembali.

“Sampai sekarang nggak karuan makan rasanya. Saya investasi tiga digit angka di depan. Isunya malah uang tidak bisa kembali,” ucapnya.

Warga lainnya juga berencana melaporkan kasus ini ke polisi. Dia mengaku telah menginvestasikan uang puluhan juta.

“Kami orang empat total Rp 27 juta,” ucap warga Kotabaru yang juga jadi korban penipuan.

Dalam video yang beredar di WhatsApp, seorang pelaku, Maria, membuat video yang isinya mengajak warga agar tidak ragu berinvestasi.

“Kalau masalah yang takutan riba, insyaallah ulun sudah betakun jua lawan guru bahwa ini bukan riba lah. Kan diusahakan duitnya,” ucapnya dalam potongan video berdurasi 14 detik.

Maria kemudian menjelaskan bahwa investasi yang dimaksud adalah usaha dari seluruh member membangun suatu usaha agar menghasilkan uang berjumlah besar. Jika usaha itu berhasil, keuntungan yang didapat akan dibagi-bagi ke seluruh member sesuai modal yang ditanam di dalam investasi tersebut.

Sebelumnya pelaku menjanjikan uang yang diinvestasikan akan dimodalkan kembali ke bisnis tambang batu bara, sawit, hingga sarang burung walet. Hal itulah yang membuat warga tergiur.

Sementara itu, Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih, melalui Kasi Humas, AKP H I Made Rasa, saat dihubungi apahabar.com, membenarkan kedatangan para korban ke Mapolres Tanah Bumbu tadi malam.

“Warga yang kena tipu juga,” sebut AKP Made melalui pesan singkatnya, Senin (8/11) pagi.

Mengenai jumlah warga yang datang, AKP Made belum bisa memastikan jumlahnya.

“Nggak ngitung, kalau dilihat yang datang banyak,” ujarnya.

Sebelumnya, Unit Resmob Polres Tanah Bumbu bersama Unit Resmob Polres Paser Kalimantan Timur meringkus empat pelaku kejahatan terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Tersangka adalah Noorman Efendi, Maria Sari, Muhammad Fahri, dan Normiati yang amankan di Desa Kerayan Sentosa (Gunung Kinjang) Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser Provinsin Kalimantan Timur, Sabtu (6/11) sekira pukul 22.00 Wita.

Diketahui Noorman Efendi (24) dan istrinya Maria Sari (25) adalah warga Jalan Batu Benawa Gang Garuda RT. 09 RW. 03, Desa Bersujud, Kecataman Simpang Empat.

Sementara Muhammad Fahri (29) dan istrinya Normiati (28) merupakan warga Jalan Pesantren RT. 09 RW. 03, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat.

“Muhammad Fahri dan istrinya Normiati adalah bandar dari bisnis tanam modal ini,” jelas Made.

“Pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Tanah Bumbu untuk kami lakukan proses hukum lebih lanjut,” pungkas Made.

Barang yang diamankan polisi dari Noorman Efendi adalah satu unit mobil Toyota Rush, satu unit Laptop merek ASUS, dua unit HP Iphone 12 Promax, uang senilai Rp.70.000.000,-, satu unit HP merk Realme 7 Pro, satu unit HP Samsung A50, dan satu unit HP Realme C21Y.

Kemudian tiga kalung emas, empat gelang tangan anak-anak, satu gelang tangan orang dewasa, tiga cincin anak-anak, satu kalung, sepasang anting emas putih, satu cincin emas putih, delapan kartu ATM BRI, dua kartu ATM Mandiri, satu kartu ATM BCA, dan tiga buku tabungan Bank BRI.

Selanjutnya barang yang diamankan dari Muhammad Fahri berupa satu unit mobil Toyota Fortuner, satu unit laptop merk Asus Vivobook, satu unit Ipad Pro, satu unit HP Iphone 13 Pro Max, satu unit HP Iphone 12 Pro Max, satu unit HP Vivo V11, lima buah kartu ATM BRI, lima buah buku rekening Bank BRI, dan satu buah sertifikat tanah.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PPKM Level IV Tanbu

Tanah Bumbu

Setuju PPKM Level IV Tanbu, Pedagang Ungkap Permintaan Khusus
BPD Hipmi Kalsel

Kalsel

BPD Hipmi Kalsel Apresiasi Kegiatan Vaksinasi di Satui Tanah Bumbu
Tahun Baru Islam

Tanah Bumbu

Momen Tahun Baru Islam di Tanbu, Novri Ompusunggu Santuni Yatim Piatu

Tanah Bumbu

Pengadilan Negeri Batulicin Tolak Praperadilan AF Terhadap Kejari Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Puluhan Pasutri di Tanbu Ikuti Sidang Massal Penetapan Asal Usul Anak

Tanah Bumbu

Kabar Baik, 7 Pasien Covid-19 Tanbu Sembuh
apahabar.com

Tanah Bumbu

38 Warga di Desa Bulu Rejo Terima BLT Jaringan Pengaman Sosial
Komponen masyarakat saat menghadiri komunikasi sosial di Makodim 1022/Tanah Bumbu. Foto-apahabar.com/Syahriadi.

Tanah Bumbu

Banteng Borneo Perjuangan Apresiasi Kegiatan Komunikasi Sosial yang Digelar Kodim 1022/Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com