Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Keruk Tambang Emas di Papua, 6 WNA China Tanpa Paspor Ditangkap TNI

- Apahabar.com     Selasa, 23 November 2021 - 10:11 WITA

Keruk Tambang Emas di Papua, 6 WNA China Tanpa Paspor Ditangkap TNI

Ilustrasi, enam warga negara asing (WNA) asal China ditangkapk personel TNI di Papua. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Enam warga negara asing (WNA) asal China yang tengah menambang emas (ilegal) di Kampung Sewa Distrik Wapoga, Kabupaten Waropen, Papua, ditangkap TNI karena tak memiliki paspor.

Komandan Kodim (Dandim) 1709/Yawa Letkol Inf Leon Pangaribuan mengatakan enam orang WN China tersebut diamankan personel Koramil 1709-03/Warbah yang dipimpin Danposramil Wapoga Serma Dedy Setiawan, Minggu (21/11).

Ia menjelaskan penangkapan ini berawal dari informasi seorang warga yang mengetahui aktivitas penambangan emas oleh enam WNA di Kampung Sewa.

“Setelah personel Kodim turun langsung ke lapangan dan mendapatkan 6 orang WNA, kemudian dilanjutkan pemeriksaan, namun warga asing tersebut tidak dapat menunjukkan tanda pengenal maupun dokumen resmi (paspor) dari negara asalnya. Kemudian personel Kodim membawa para WNA untuk dimintai keterangan,” kata Leon, dilansir CNN Indonesia yang mengutip Antara, Selasa (23/11).

Dia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, enam WN China tersebut bernama Ge Junfeng (48), Lein Feng (37), Yan Gangping (41), Tan Liguo (54 ), Tan Lihua (58) dan Lu Huacheng (38 ) yang berasal dari negara China.

“Dan baru saja memasuki hari ke-4 keberadaan mereka di Kampung Sewa Distrik Wapoga Kabupaten Waropen,” ujarnya.

Leon mengatakan selain tidak mempunyai dokumen resmi atau paspor, enam WNA ini juga tidak memiliki kemampuan berbahasa Indonesia.

“Sehingga untuk proses selanjutnya akan kami kawal untuk diberangkatkan ke Korem 173/PVB dan dilanjutkan penyerahan prosesnya kepada Kantor Keimigrasian Biak,” ujarnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Komisi I DPR Menyayangkan Adanya Penolakan Kunjungan Menhan Prabowo ke AS
apahabar.com

Nasional

Usai Bertemu Jokowi, AHY Harap Semua Sabar Tunggu Hasil KPU

Nasional

Pengetatan Syarat Masuk Indonesia: Karantina, PCR, dan Vaksin
Sepeda Motor Terbanyak

Nasional

PPKM Beda dengan PSBB, Masyarakat Jangan Panik
Lokasi ledakan di depan Gereja Katedral, Makassar. Foto-detik.com

Nasional

Ledakan Terjadi di Depan Gereja Katedral Makassar
apahabar.com

Nasional

Jika Tak Ditangani, Lebih dari 60 Persen Populasi Dunia akan Terinfeksi Covid-19
Jerinx SID

Nasional

Penjelasan Lengkap Jaksa Soal Vonis 1 Tahun 2 Bulan Jerinx SID

Nasional

Pemerintah Akan Beli 500 Ribu Kendaraan Listrik Hingga 2030
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com