Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Kesaksian WNI di Italia, Dulu Paling Diamuk Covid-19 Kini Zona Putih

- Apahabar.com     Kamis, 25 November 2021 - 23:44 WITA

Kesaksian WNI di Italia, Dulu Paling Diamuk Covid-19 Kini Zona Putih

Ilustrasi. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Dulu, Italia menjadi salah satu negara yang memiliki kasus COVID-19 yang sangat tinggi. Bahkan negara tersebut tidak segan-segan untuk melakukan lockdown satu negara demi mencegah terjadinya penularan virus Corona.

Hal inilah yang sempat dirasakan WNI atau jurnalis asal Indonesia yang berada di Italia, Rieska Wulandari. Ia mengatakan tahun lalu, pembatasan yang dilakukan di Italia sangat luar biasa.

“Tahun lalu, pembatasannya luar biasa, gila-gilaan istilahnya. Sampai kami nggak bisa keluar rumah dan radius kami boleh keluar rumah itu 1 km. Itu (saat) zona merah,” beber Rieska dalam diskusi daring, Kamis (25/11/2021).

“Ketika zona oranye, kami sudah boleh radiusnya (keluar rumah) itu di dalam kota. Kami boleh berkeliaran di dalam kota, seperti ke taman kota, tapi tetap selalu dengan masker,” lanjutnya.

Saat Italia sudah masuk ke zona kuning, peraturannya semakin dilonggarkan. Masyarakat di negara tersebut boleh melakukan perjalanan ke kota lain yang juga zona kuning.

Rieska mengungkapkan dengan perlahan Italia mulai berpindah lagi menjadi zona hijau dan saat ini masih berada di zona putih. Menurutnya, di sana zona daerah dan radius perjalanan adalah hal yang sangat penting untuk diterapkan untuk mengatasi COVID-19.

Rieska mengatakan saat ini Italia masih berada di zona putih. Di zona ini, masyarakat diperbolehkan untuk pergi ke tempat umum dan tetap ada pembatasan. Misalnya seperti stadion kapasitasnya sudah mencapai 100 persen.

“Jadi zona putih ini adalah situasi sekarang Italia. Zona putih artinya stadion sudah boleh full (penuh), toko atau supermarket dan bioskop di depannya ada tulisan maksimum berapa orang kapasitasnya,” kata dia.

“Nanti, petugas keamanan di sana juga menghitung. Kalau sudah penuh, kami nggak boleh masuk.”

Jika melanggar, apakah ada sanksi?

Ia mengatakan jika ada masyarakat yang nekat melanggar aturan yang berlaku di Italia, bisa dikenakan hukuman denda. Tetapi, jika orang tersebut benar-benar sengaja melakukan kesalahan tersebut, bisa dikenakan hukuman penjara.

“Denda pun nggak sedikit bisa 3.000 euro atau sekitar 50 juta rupiah dan uangnya untuk operasional pemberantasan COVID-19,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Usai Klarifikasi ke Polisi, Menteri Luhut Persilakan Haris Azhar Buka Data Tambang di Papua
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Foto-net

Nasional

Minta Usut Tuntas Bom di Makassar, Menag Ajak Beragama dengan Moderat
apahabar.com

Nasional

ASN Tak Netral, Mendagri Tegur 2 Kepala Daerah di Kalimantan
WhatsApp

Nasional

Ketahui! 5 Kegiatan di WhatsApp yang Bisa Berujung Penjara
apahabar.com

Nasional

10 Wilayah Indonesia Penambahan Covid-19 Terbanyak 19 Mei, Kalsel Nomor 5  
apahabar.com

Nasional

Tangani Covid-19, Muhadjir Pinta IDI Kerahkan Semua Dokter
PT Astra Honda Motor

Nasional

Ayo Daftar! PT Astra Honda Motor Buka Lowongan Kerja, Simak Syaratnya…
apahabar.com

Nasional

Selain Dirut, Sore Ini Erick Ganti Komut dan Direktur Keuangan PLN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com