Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans Resmi Dilepas, Kapolres Optimis Tim Voli Kotabaru Rebut Juara Piala Kapolda Kalsel

Kisruh “Iuran Aneh” HKN Banjarmasin, Kejaksaan Turun Tangan!

- Apahabar.com     Rabu, 17 November 2021 - 18:17 WITA

Kisruh “Iuran Aneh” HKN Banjarmasin, Kejaksaan Turun Tangan!

Sesuai kesepakatan bersama panitia, iuran tersebut diperuntukkan untuk membeli pakaian HKN Banjarmasin 2021. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Kisruh dugaan pungutan liar Dinas Kesehatan Banjarmasin di peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2021 terus bergulir. Belakangan mengundang perhatian kejaksaan.

Teranyar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin telah menerima informasi dugaan tindak pidana pungli berbentuk iuran tersebut.

“Informasi itu saat ini masih dalam tahap penelaahan,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Tjakra Suyana Eka Putra melalui Kasi Intel Ahmad Budi Muklish saat ditemui, Rabu (17/11).

Kejari Banjarmasin, kata Budi, melakukan penelaahan sebagai bentuk tindak lanjut. Salah satunya, melakukan serangkaian klarifikasi terhadap ketua panitia serta pihak terkait lainnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu tak terlalu lama itu bisa kita tindak lanjuti dengan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait,” imbuhnya.

Lantas, apa materi bakal pemeriksaan? Rupanya, berkaitan dengan dasar iuran, tujuan, jumlah, hingga ke mana anggaran digunakan.

“Karena apa dasarnya setiap pungutan harus sesuai Perda (Peraturan daerah). Sedang besarnya diatur melalui Perwali (peraturan wali kota),” kata Budi.

Kendati begitu, Budi masih belum bisa bicara banyak terkait kasus ini. Sebab, ujarnya, proses yang dilakukan masih dalam tahap awal.

“Pada prinsipnya kita tetap mendukung praduga tak bersalah,” pungkasnya.

Berpotensi Pungli

Dugaan Pungli Puncak HKN, HMI Banjarmasin Ancam Bawa Bukti ke Kejari

Iuran saat Hari Kesehatan Nasional di Banjarmasin berpotensi pungli atau pungutan liar. Banyak pihak mengambil sikap kontra atas hal ini.

Sebelumnya, iuran tersebut diminta oleh panitia HKN melalui secarik surat yang berparafkan Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi.

Dalam surat itu, panitia HKN memohon kepada sejumlah rumah sakit pemerintah hingga non-pemerintah, klinik dan laboratorium, profesi kesehatan, apotek hingga tenaga kesehatan (nakes) PNS untuk bisa mengumpulkan iuran tersebut. Bahkan dalam surat itu, tertera patokan nilai yang mesti dibayar.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PPKM Level 4

Banjarmasin

Lima Pekan PPKM Level IV, Empat RT Banjarmasin Masih Zona Merah
Sungai Andai

Banjarmasin

Pelaku Penombak Pemuda di Sungai Andai Banjarmasin Diringkus, Simak Pemicunya
HKN Banjarmasin

Banjarmasin

Perintah Wali Kota Ibnu ke APIP Soal ‘Iuran Aneh’ HKN: Tindak Lanjut! 

Banjarmasin

Kalsel Job Fair 2021 Dibuka: Ada 562 Lowongan, 9 Ribu Pengangguran

Banjarmasin

Lanjutkan Serbuan Vaksin Covid-19, BP TNI AL-Lanal Banjarmasin Sasar Nelayan dan Buruh Pasar

Banjarmasin

PPKM Level IV Banjarmasin, Polisi Ketatkan Dua Pintu Masuk
Uniska

Banjarmasin

Babak Baru Catcalling Mahasiswi Banjarmasin: LLDikti Panggil Rektor, Narasi Sayangkan Sikap Kampus
UU Cipta Kerja

Banjarmasin

UU Cipta Kerja Paksa Puluhan Perda Banjarmasin Harus Direvisi Bahkan Dicabut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com