Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Kisruh Sejumlah Cabor Jelang Pelaksanaan Porprov XI Kalsel di HSS

- Apahabar.com     Rabu, 17 November 2021 - 14:42 WITA

Kisruh Sejumlah Cabor Jelang Pelaksanaan Porprov XI Kalsel di HSS

Plt Ketua Umum KONI HSS Sadyi Masun memimpin rapat kerja di Sekretariat KONI HSS. Foto: Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Total lima Cabang Olahraga (cabor) di Hulu Sungai Selatan (HSS) mengalami permasalahan kepengurusan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Kalsel 2022.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) HSS pun sepakat permasalahan cabor di daerah harus ditindaklanjuti dengan tegas sesuai ketentuan AD/ART masing-masing.

Wakil Sekretaris Umum KONI HSS Mahyuni, Rabu (17/11), mengungkapkan bahwa lima Pengurus Cabang (Pengcab) anggota KONI HSS sedang bermasalah alias kisruh.

Salah satunya kepengurusan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) HSS yang dikabarkan akan diambil alih sejumlah anggota.

KONI HSS sepakat tidak ikut campur tangan, lantaran kisruh itu bukan termasuk dualisme. Mereka juga akan menyerahkan keputusan kepada FPTI Kalsel untuk melakukan Muscab.

Selanjutnya kepengurusan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) dan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) HSS  telah kadaluarsa.

“Keduanya sudah kami berikan surat peringatan atau SP2 untuk segera melakukan Muscab,” tegas Mahyuni, Rabu (17/11).

KONI HSS juga menemukan adanya ketidaksesuaian pembentukan kepengurusan dengan AD/ART dalam kepengurusan Badan Pemnina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) HSS.

Faktanya ketua Pengcab BAPOPSI harus merupakan Sekretaris Dispora atau Disdik, ataupun pejabat eselon IIIA di Kemenag. Namun hal itu tidak dipenuhi sejak awal penyusunan.

“Ini harus segera ditindaklanjuti dengan menyesuaikan struktur kepengurusan,” tegasnya.

KONI HSS juga menyesalkan Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) yang baru melaksanakan Muscab. Pun sampai sekarang belum melaksanakan pelantikan.

Sementara batas maksimal adalah 6 bulan pasca Muscab, dan sudah berjalan 3 bulan.

Mahyuni menjelaskan bahwa sebelumnya KONI HSS sudah mengambil alih untuk melakukan Muscab akibat adanya dualisme kepengurusan.

“Pengcab Perbakin HSS terkendala belum keluarnya SK dari Pengprov,” lanjutnya.

KONI HSS sudah memberikan surat permintaan agar Pengprov secepatnya mengeluarkan SK kepengurusan baru.

Jika semua itu masih tak diindahkan, KONI HSS terpaksa mengeluarkan Pengcab dari anggota dan cabang olahraga bersangkutan tidak bisa dipertandingkan di Porprov.

“Mudah-mudahan permasalahan tersebut segera ditindaklanjuti masing-masing kepengurusan, sehingga atlet tidak terbebani terutama dalam persiapan Porprov XI Kalsel sebagai tuan rumah,” tandasnya.

Diketahui, KONI HSS telah melakukan rapat kerja dipimpin Plt Ketua Umum KONI HSS Sadyi Masun, Senin (15/11), di Sekretariat Jalan Anggrek Kandangan untuk membahas sederet permasalahan tersebut.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Tinggalkan HSS, AKBP Dedy Jadikan Fikry Abah Angkat
Bansos

HSS

Ratusan Warga Kandangan dan Sungai Raya HSS Terima 5 Jenis Bansos
apahabar.com

HSS

Peringati 10 Muharram, Pemkab HSS Santuni Anak Yatim

HSS

Pemkab HSS Terbaik Ketiga se-Indonesia pada Ajang PPD 2021

HSS

Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan
apahabar.com

HSS

Masyarakat HSS Diberikan Pemahaman Mengenai HAM
apahabar.com

HSS

Polres HSS Peringati Hari Lahir Pancasila
apahabar.com

HSS

Perlu Tambahan Cartridge, RSUD Hasan Basry Upgrade Alat Pendeteksi HIV Jadi Pendeteksi Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com