Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Kyiv dan Moscow Memanas, Ukraina Bakal Libatkan 32.000 Tentara bersama AS dan Sekutu dalam Latihan Militer

- Apahabar.com     Selasa, 30 November 2021 - 21:28 WITA

Kyiv dan Moscow Memanas, Ukraina Bakal Libatkan 32.000 Tentara bersama AS dan Sekutu dalam Latihan Militer

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Di tengah hubungann Kyiv dan Moscow yang memanas, Ukraina berencana melaksanakan latihan militer bersama Amerika Serikat dan sekutu pada 2022.

Militer Ukraina mengatakan, setidaknya 21.500 tentara Ukraina dan 11.000 tentara dari Amerika Serikat, Inggris, Polandia, Rumania dan mitra negara lain akan berpartisipasi dalam latihan tersebut, dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, Kepala Intelijen Militer Ukraina mengatakan Rusia kini memiliki lebih dari 92.000 tentara yang berkumpul di sekitar perbatasan negara itu. Tentara Rusia juga disebut sedang mempersiapkan serangan ke Ukraina pada akhir Januari atau awal Februari.

Menjawab desas-desus ini, Kepala Intelijen Luar Negeri Rusia mengatakan informasi seperti itu merupakan bagian dari propaganda AS yang jahat.

Rusia disebut tengah membangun pasukan di dekat perbatasan negara itu dengan Ukraina. Informasi ini menuai respon dari Ukraina, AS, dan NATO. Ketiganya juga telah menyuarakan keprihatinan mereka terkait kemungkinan serangan Rusia.

Bahkan, menteri luar negeri negara anggota NATO menyelenggarakan pertemuan di Latvia untuk membahas respons pengerahan militer Rusia di perbatasan Ukraina.

“Tidak ada kejelasan tentang niat Rusia, tetapi ada konsentrasi pasukan yang tidak biasa untuk kedua kalinya tahun ini (ke dekat perbatasan Ukraina),” kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg kepada AFP.

“Kami melihat kendaraan lapis baja, drone, sistem peperangan dan puluhan ribu pasukan siap tempur (di perbatasan dekat Ukraina),” tambah Stoltenberg.

Walaupun demikian, Rusia membantah wacana invasi ini. Mereka menuduh NATO hanya memicu ketegangan.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Diserang Buah Naga Indonesia, Petani Australia Menjerit
Nama Anak

Global

Dear Bunda, Ingat Berikut 12 Nama Anak Dilarang di Berbagai Negara
Firaun

Global

Makam Kuno Zaman Firaun Ditemukan, Usianya 3.200 Tahun
apahabar.com

Global

Hubungan Mencair, Cina Mulai Impor Beras Amerika
apahabar.com

Global

Penumpang Ini Lahirkan Bayinya dalam Penerbangan ke Istanbul
apahabar.com

Global

MUI Kecam Keras Penindasan Muslim Uighur di Tiongkok
apahabar.com

Global

Kanada Kurang Tenaga Kerja, Ada 430 Ribu Lowongan Belum Terisi
Covid-19

Global

Gawat! 3.000 WNA Masuk Indonesia Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com