Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch!

Limbah Pembakaran Batu Bara di PLN Asam-Asam Dimanfaatkan untuk Bahan Baku Infrastruktur

Pemkab Tanah Laut (Tala) dan PT PLN Persero membuat kesepakatan bersama terkait pemanfaatan abu sisa pembakaran batu bara atau lebih
- Apahabar.com     Rabu, 3 November 2021 - 19:02 WITA

Limbah Pembakaran Batu Bara di PLN Asam-Asam Dimanfaatkan untuk Bahan Baku Infrastruktur

Manager PLN UPK Asam-Asam, Dani Esa W bersama Sekda Tala, Dahnial Kifli saat memberikan keterangan pada awak media. Foto: Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Pemkab Tanah Laut (Tala) dan PT PLN Persero membuat kesepakatan bersama terkait pemanfaatan abu sisa pembakaran batu bara atau lebih dikenal dengan fly ash bottom ash (FABA) yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Asam-Asam.

Sekretaris Daerah Tala, H Dahnial Kifli mengatakan dari hasil seminar tadi limbah abu pembakaran batu bara ternyata bisa dimanfaatkan.

“FABA yang dihasilkan oleh PLTU tidak lagi dapat dikategorikan sebagai limbah B3 bisa dimanfaatkan menjadi infrastruktur dan yang lainnya,” kata Dahnial, Rabu (3/11).

Dahnial bilang bagi para SKPD yang akan memanfaatkan FABA ini bisa melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak PLTU Asam-Asam.

Sementara Manager PLN UPK Asam-Asam, Dani Esa W mengatakan dari aturan pemerintah abu sisa pembakaran batu bara sampai saat ini bukan lagi disebut limbah B3.

Pemanfaatan FABA sudah memenuhi ketentuan regulasi, tidak menimbulkan efek yang berbahaya. Kerja sama dengan pihak Pemkab Tala untuk membuka seluas luasnya pemanfaatan FABA kepada masyarakat dan para UKM.

“Limbahnya diharapkan bisa menghasilkan kegiatan ekonomis masyarakat dan nilai-nilai manfaat dengan melalui prosedur yang diterapkan pemerintah,” katanya.

Menurutnya, pemerintah dan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala yang akan mengawasi atau mengawal peraturan yang sudah diterapkan.

“Momen ini lah FABA bisa menjadikan peluang usaha masyarakat di Tanah Laut,” tandasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Momen Lebaran, Lapas Kelas II A Banjarmasin Beri Kelonggaran Waktu Kunjungan
Hipmi Kalsel

Kalsel

Ambil Formulir di Hari Terakhir, Qamal Bertekad Maksimalkan Struktur Organisasi BPD HIPMI Kalsel
Febri

Kalsel

POPULER SEPEKAN: Sikap Febri atas Somasi Tim BirinMu, Nasib Ketua PPK hingga Laka Maut Ibu dan Anak di Martapura
apahabar.com

Kalsel

Kamis Siang, Dua Daerah di Kalsel BMKG Prakirakan Hujan Disertai Petir
Update Corona di Kotabaru, Desa Dirgahayu ODP Terbanyak

Kalsel

Update Corona di Kotabaru, Puskesmas Sebatung ODP Terbanyak

Kalsel

Prakiraan BMKG: Hari Ini Kalsel Cerah  

Kalsel

Peringati Hari Anak, Best Western Kindai Hotel dan Bank Kalsel Gelar Lomba Menarik

Kalsel

Presiden Minta Tarif PCR Turun, Wali Kota Banjarmasin Turut Bereaksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com