Bangun Gedung Baru, Uniska MAB Juga Usul 6 Dosen Jadi Guru Besar Jelang Nataru di Tabalong, 4 Warga Beserta Ratusan Botol Miras Diamankan Siaga 1! 10 Desa di 3 Kecamatan HST Banjir, Tagana Kalsel Terjun ke Lokasi Resmi, Pengurus MUI Kotabaru Dikukuhkan Lagi! Pipa PDAM Bandarmasih Bocor, Off 6 Jam, Sejumlah Wilayah Terdampak

Longsor di Balikpapan, Belasan Rumah Nyaris Ambruk-Warga Terpaksa Mengungsi

- Apahabar.com     Selasa, 9 November 2021 - 22:37 WITA

Longsor di Balikpapan, Belasan Rumah Nyaris Ambruk-Warga Terpaksa Mengungsi

Kondisi rumah warga yang retak dan nyaris ambruk di KM 8, Balikpapan Utara. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Hujan deras memicu tanah longsor di sejumlah titik Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), kian parah, Selasa (9/11) sore.

Salah satu titik terparah kawasan Jalan Soekarno Hatta KM 8, persis dekat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Terpadu, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara.

Sebanyak 15 rumah warga di RT 61 Kelurahan Karang Joang retak dan nyaris ambruk akibat pergerakan tanah.

Bahkan sebagian warga sudah mengungsi ke tempat lain menghindari jika terjadi longsor susulan.

“Saya dua hari ini lagi ngungsi sama istri dan dua anak kecil. Sebab kami khawatir dengan kondisi di sana,” kata Yono, salah seorang warga.

Diketahui kejadian ini telah terjadi sejak September 2020 lalu. Hanya saja saat itu belum begitu parah.

Namun pada Oktober 2021 longsor kembali terjadi dan semakin parah, hingga beberapa rumah warga nyaris roboh.

“Dulu sempat tanah bergerak bulan September 2020, pas pertama saya tinggal disitu. Nah yang bikin parah lagi pas awal bulan 10 kemarin yang pas hujan terus itu,” tuturnya.

Adanya pembangunan MAN Terpadu yang tidak dilengkapi siring di perbatasan rumah warga juga ditengarai tanah longsor makin parah.

Sehingga saat hujan deras melanda, tanah berangsur bergerak dan mengakibatkan rumah warga retak lalu nyaris ambruk.

“Info dari warga sih karena sekolah itu pas bangun nggak disiring tanahnya, rumah yang diatas sekolahan itu tanahnya pada longsor,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, sejatinya telah dilakukan rapat antara pihak Kelurahan, Kemenag, PU dan warga. Namun sampai saat ini kejadian longsor masih belum bisa tertangani.

Saat dikonfirmasi kepada Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan dan Lurah Karang Joang, Maryana belum mendapatkan jawabannya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Teknisi Rimbun

Kaltim

Isak Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Teknisi Rimbun Air Tiba di Balikpapan
Klaster Masjid

Kaltim

Muncul Klaster Masjid di Balikpapan, Pemkot Langsung Tetapkan Zona Merah
Banjir di Berau

Kaltim

Jadi Biang Kerok Banjir di Berau, Jatam Kaltim Desak Pemerintah Bekukan Aktivitas Tambang

Kaltim

Di Balikpapan Bayar SIM dan SKCK Bisa Non Tunai
APD

Kaltim

Diangkut 4 Pesawat, Kaltim Boyong APD Senilai Rp9,5 M
Kapal Meledak

Kaltim

Kapal Meledak di Mahakam Samarinda, Begini Kronologinya

Kaltim

Tim Labfor Mabes Polri Gelar Olah TKP Kebakaran Gunung Bugis Balikpapan
Teluk Balikpapan

Kaltim

Berjuang Pulihkan Teluk Balikpapan, KOMPAK Tempuh Kasasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com