Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch!

Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-16 Sindir Rencana Naturalisasi Pemain Keturunan

- Apahabar.com     Sabtu, 13 November 2021 - 12:58 WITA

Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-16 Sindir Rencana Naturalisasi Pemain Keturunan

Fakhri Husaini menentang naturalisasi, karena mengetahui kualitas pemain kelompok umur di Tanah Air. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Rencana PSSI menaturalisasi empat pemain keturunan, disindir mantan pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, Sabtu (13/11).

Dua dari empat pemain yang akan dinaturalisasi adalah Sandy Walsh dan Jordi Amat. Mereka disodorkan pelatih Shin Tae-yong dan telah diproses PSSI.

“Semua pemain itu adalah hak pelatih untuk mencari, karena kami memang memberikan kebebasan kepada Shin,” sahut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, tentang rencana naturalisasi.

Sementara Shin Tae-yong menyebutkan bahwa proses keempat pemain itu bukan naturalisasi, sebab mereka punya garis keturunan Indonesia.

Status keempat pemain ini sama seperti Elkan Baggott yang lahir di Thailand, besar di Inggris dan punya darah Indonesia dari sang ibu.

“Ini sebenarnya tidak bisa disebut naturalisasi. Kami sudah mengajukan mereka kepada PSSI yang tentu akan berusaha membantu,” papar Shin Tae-yong seperti dilansir Detik.

Namun kebijakan naturalisasi ini mendapat kritikan halus dari Fakhri Husaini. Melalui akun Instagram pribadi, mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 menyindir rencana itu.

“Ternyata yang dimaksud dengan “Percaya Proses” adalah “Percaya Proses Naturalisasi”, ya….Mantapss,” tulis Fakhri Husaini yang mengunggah foto tangkapan layar berita naturalisasi itu.

Setelah menyampaikan pendapat, pria yang sekarang melatih Persiba Balikpapan ini mematikan fitur komentar di Instagram.

Seperti diketahui, Fakhri merupakan salah seorang sosok yang memang menentang proses naturalisasi di Timnas Indonesia.

Diyakini kebijakan tersebut bisa berdampak buruk terhadap pembinaan usia dini, karena mengurangi kesempatan pesepakbola muda untuk membela Timnas Indonesia.

Terlebih ketika menangani kelompok umur, Fakhri Husaini membawa Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF 2017, serta mengantar Timnas U-16 dan U-19 ke Piala Asia.

Fakhri juga mengorbitkan sejumla pemain muda seperti Ernando Ari Sutaryadi, Muhammad Salman Alfarid, David Maulana, Brylian Aldama, Mochamad Supriadi, dan si kembar Amiruddin Bagus Kahfi dan Amiruddin Bagas Kaffa.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Duel PSM vs Barito Terkotor di Pekan Ketiga Shopee Liga 1 2020

Sport

Izin Polri Keluar, Turnamen Pramusim Piala Menpora 2021 Siap Digelar, Liga 1 Bakal Menyusul!

Sport

Final Copa Del Rey 2021, Kans Gelar Terakhir Barcelona
apahabar.com

Sport

Florentino Perez: Takdir Persatukan Madrid dan Zidane Kembali
apahabar.com

Sport

Atlet Indonesia Rebut Podium Tiga Kejuaraan Dunia Jetski 2019
apahabar.com

Sport

PON 2020 Tetap di Papua, Hanya 37 Cabor Dipertandingkan
apahabar.com

Sport

Arena Latihan Futsal di Banjarmasin Kembali Menggeliat
apahabar.com

Sport

Kandaskan Broner, Pacquiao Tantang Mayweather Tanding Ulang
Manchester City vs Tottenham Hotspur

Sport

Link Live Streaming Manchester City Vs Tottenham Hotspur, Laga Segera Mulai!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com