Tiga Kabupaten-Kota Kalsel Nihil Pasien Covid-19, Tala Terbanyak Kaltim Raup Rp 19,8 M dari Pisang Kepok Gerecek di Expo Pangan Nusantara Jelang Nataru, Palangka Raya Awasi Potensi Penimbunan Bahan Pokok Kejagung Tetapkan Seorang Pengacara Sebagai Tersangka Kasus LPEI Respons Bupati Barito Timur Soal Warning Mensos Risma Terkait Banjir

Mantan Sekretaris Dewan Balikpapan Jadi DPO Kasus Korupsi, Empat Tahun Belum Tertangkap

- Apahabar.com     Kamis, 11 November 2021 - 18:57 WITA

Mantan Sekretaris Dewan Balikpapan Jadi DPO Kasus Korupsi, Empat Tahun Belum Tertangkap

Mantan Sekretaris Dewan (Setwan) Balikpapan, Dila Ermono Wibowo. Foto-istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Mantan Sekretaris Dewan (Setwan) Balikpapan, Dila Ermono Wibowo, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron kasus korupsi anggaran DPRD Kota Balikpapan tahun 2014-2017 dengan kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar. Empat tahun lamanya, Dila belum juga tertangkap.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan membuat pengumuman DPO. Di mana sebelumnya Kejari Balikpapan mengeluarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejari Balikpapan Nomor : Print -2760/Q.4.10/Fd.1/09/2017 tanggal 18 September 2017.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Balikpapan, Indra Rivani menjelaskan, tersangka sudah lama menjadi target penangkapan.

“Artinya selama ini kami bukan diam karena perkara itu sudah naik penyidikan, namun yang bersangkutan ini pihak tersangka pada saat diperiksa melarikan diri. Jadi kami sudah berupaya mencari sampai dengan saat ini kami terbitan DPO itu,” katanya pada Kamis (11/11).

Ia meminta kepada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan tersangka Dila Ermono Wibowo agar kasus dugaan korupsi tersebut menjadi terang.

“Sampai saat ini masih melacak, makanya kami meminta siapapun itu kalau ada informasi tersangka mohon diinfokan untuk keberadaan, jadi kalau memang terlacak kita jalankan terus penyidikannya,” ungkapnya.

Dia mengatakan peran tersangka ialah sebagai Bendahara Sekretariat DPRD Kota Balikpapan. Namun ia tidak bisa mempertanggungjawabkan uang sebesar Rp2 miliar di dalam Surat Pertanggungjawaban (SPJ).

“Peran tersangka pada saat itu sebagai Bendahara Sekretariat Dewan kerugian negara Rp2 miliar dia tidak bisa mempertanggungjawabkan dana yang diambil tidak bisa SPJ kan,” bebernya.

Untuk pelaku lain kata Indra belum bisa dilakukan lantaran tersangka Dila belum bisa ditangkap. Sebab tersangka belum bisa dimintai keterangan untuk melihat perkembangan siapa saja yang dapat dijadikan tersangka lainnya.

“Untuk pelaku lain kita belum tahu karena yang bersangkutan belum dapat dimintai keterangan nunggu kita dapat kita lihat perkembangannya sampai saat ini yang ditetapkan status tersangka,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

gerobak

Kaltim

Manusia Gerobak Mulai Marak di Balikpapan
PPDB

Kaltim

PPDB Hari Pertama d Balikpapan, Orang Tua Keluhkan Akses Web Via HP
Brangkas Perusahaan

Kaltim

Duh, Bobol Brankas Perusahaan Ratusan Juta Demi Beli Narkoba
Wali Kota Balikpapan

Kaltim

Istri dan Dua Cucu Wali Kota Balikpapan Terpapar Covid-19
Diterkam Buaya

Kaltim

Mengenaskan, Buruh Sawit di Kaltim Ditemukan Tewas Diterkam Buaya
Dinkes Balikpapan

Kaltim

Tangani Covid-19, Dinkes Balikpapan Dapat Anggaran Rp 25 Miliar

Kaltim

Pemkot Balikpapan Gelar Salat Gerhana, Rizal Effendi Pamit
RSP Balikpapan

Kaltim

Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com