Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Petir Berpotensi Melanda Hampir Seluruh Wilayah! Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas

Menkes Budi Yakin Kekebalan Warga RI Bisa Lawan Anak-Cucu Varian Delta

- Apahabar.com     Senin, 15 November 2021 - 17:36 WITA

Menkes Budi Yakin Kekebalan Warga RI Bisa Lawan Anak-Cucu Varian Delta

Covid-19 varian Delta. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa varian-varian baru virus Corona yang menyebar saat ini merupakan ‘anak dan cucu’ varian Delta.

Budi mengungkap bahwa kekebalan yang terbentuk di masyarakat lewat vaksinasi ini sudah cukup untuk melawan anak dan cucu varian Delta ini.

“Jadi yang untuk varian baru, memang varian Delta itu kan kodenya B1.617.2. Nah itu sudah punya anak. Anaknya itu depannya pake AY. Ada AY4, AY23, dan AY24. Yang terbanyak di Indonesia adalah anaknya, atau sub variannya AY23 dan AY24. Malah sudah keluar juga cucunya, jadi AY4, keluar cucuknya AY4.2, itu sekarang yang lagi banyak di Inggris disebut bagian Delta Plus,” kata Budi dalam konferensi pers, kutip Detik.com, Senin (15/11/2021).

Budi menjelaskan bahwa yang ada di Indonesia saat ini adalah varian AY4, AY23 dan AY24. Sedangkan AY4.2 belum ditemukan di Indonesia.

“Di Indonesia sendiri AY4 sudah ada, AY23 sudah ada, AY24 sudah ada, AY4.2 belum ada,” ungkap Budi.

Dia menjelaskan bahwa semua varian ini memiliki mutasi genetik yang mirip. Oleh karena itu, pihaknya yakin bahwa kekebalan yang terbentuk di masyarakat saat ini cukup untuk melawan anak-cucu varian Delta.

“Semua varian Delta, baik orang tuanya, sub variannya anaknya, atau sub sub variannya cucunya, itu memiliki mutasi genetik yang mirip. Jadi kesimpulan kami sampai sekarang, kalau misalnya ada masuk anaknya atau cucunya Insya Allah harusnya kekebalan yang sudah terbentuk di masyarakat kita masih cukup untuk bisa menanggulangi penyebaran ini,” ujarnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjirbandang di NTT. Foto-Istimewa

Nasional

Update Korban Bencana NTT: 86 Tewas, 27 Terluka
apahabar.com

Nasional

Konsisten Terapkan SNI, PKT Raih Anugerah Grand Platinum SNI Award 2018
apahabar.com

Nasional

Mantan Panglima TNI Ingin Pangkalan Militer di Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Konflik Nelayan di Bengkulu, Kapal Trawl Diserang!
JMSI Sudah Konstituen Dewan Pers

Nasional

Dewan Pers: Insya Allah Sebelum HPN, JMSI Sudah Konstituen Dewan Pers

Nasional

Dirawat Intensif di RSPAD, BJ Habibie Harus Istirahat Total
apahabar.com

Nasional

Dewan Pers: Kode Etik Jurnalistik “Mahkota” Bagi Wartawan

Nasional

Jika Cerah, Bulan Purnama Stroberi Terlihat Malam Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com