Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini Sempat Mengkhawatirkan, Kalsel Kembali Nol Kasus Covid-19 Harian

Minyak Goreng di Palangka Raya Melambung Tinggi, Pedagang Mengeluh Omset Turun

- Apahabar.com     Senin, 8 November 2021 - 18:59 WITA

Minyak Goreng di Palangka Raya Melambung Tinggi, Pedagang Mengeluh Omset Turun

Hj Maimunah pedagang sembako di pasar besar Palangka Raya saat diwawancarai. Foto-apahabar.com/Andre

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Harga minyak goreng di Kota Palangka Raya, Kalteng, terus melambung tinggi di pasaran selama dua minggu terakhir.

Tingginya harga minyak goreng ini dikeluhkan oleh para pedagang di Pasar Besar Kota Palangka Raya sehingga berdampak kepada usaha kecil dan menengah seperti pedagang gorengan yang mengaku mengalami penurunan omset sekitar 50 persen dari hasil penjualan biasanya.

Harga minyak goreng di Kota Palangka Raya baik dalam bentuk kemasan maupun jenis curah mengalami kenaikan yang signifikan.
Menurut pedagang, harga minyak goreng di Kota Palangka Raya ini mengalami kenaikan secara bertahap sejak sepuluh hari terakhir dari harga normal biasanya, yaitu mulai dari Rp13 ribu hingga Rp15 ribu per liternya.

Hj Maimunah, salah satu pedagang sembako mengatakan untuk harga minyak goreng kemasan di Pasar Besar Kota Palangka Raya dijual dengan harga Rp15 ribu per liter, namun kini sudah menebus harga Rp19 ribu hingga Rp22 ribu per liternya.

Sementara untuk minyak goreng curah yang biasa dijual dengan harga Rp8 ribu per liter, saat ini dijual dengan harga harga Rp15 ribu per liter.

“Sudah sepuluh harian ini harganya naik, sampai penjualannya menurun,” ujarnya, Senin (8/11).

Sementara itu, sejumlah pelaku usaha kecil dan menengah khususnya para pedagang gorengan kini mengaku mengalami penurunan omset akibat kenaikan harga minyak goreng tersebut padahal untuk harga gorengan yang mereka dijual tidak mengalami kenaikan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Komitmen Perhatikan Kesejahteraan Guru Honor
Kementan

Kalteng

Kementan Evaluasi Perkembangan Food Estate Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Satuan Pendidikan Non Formal Dinilai Berperan Aktif dalam Proses Pembelajaran
apahabar.com

Kalteng

Akhir November, PSK Merong Dipulangkan Ke Daerah Asalnya

Kalteng

Nakes di Kapuas Mulai Divaksin Covid-19, Masyarakat Kapan?
apahabar.com

Kalteng

60 BUMDes di Barut Direkomendasikan Jadi Pangkalan LPG
covid-19 palangka raya

Kalteng

Kabar Baik, 55 Pasien Covid-19 Palangka Raya Dinyatakan Sembuh
PDAM Kapuas

Kalteng

Pembayaran Gaji Ratusan Karyawan PDAM Kapuas Dicicil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com