Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Dorong UMKM Bentuk Perseroan Perseorangan Catat, Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Banjar Berhadiah Umrah Longsor di Maradapan Pulau Sembilan Kotabaru, Puluhan Rumah Terdampak Aksi Heroik Bripka Aan Kotabaru Bantu Ibu Melahirkan di Ambulans Resmi Dilepas, Kapolres Optimis Tim Voli Kotabaru Rebut Juara Piala Kapolda Kalsel

Mogok Massal di Kalsel, Berikut Janji Pemerintah untuk Sopir Truk

- Apahabar.com     Senin, 1 November 2021 - 15:18 WITA

Mogok Massal di Kalsel, Berikut Janji Pemerintah untuk Sopir Truk

Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Aspirasi Kumpulan Sopir Indonesia (AKSI) menggelar aksi mogok kerja, buntut dari kelangkaan solar, Senin (1/11). Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Massa aksi mogok di perempatan Jalan Gubernur Subarjo Banjarmasin, Senin (1/11), akhirnya ditemui sejumlah pejabat berwenang.

Namun bukan di titik aksi, beberapa perwakilan dari Aspirasi Kumpulan Sopir Indonesia (AKSI) dibawa ke kantor PT Pelindo III Banjarmasin, untuk bermediasi.

Sejumlah pejabat tampak hadir seperti Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmad Hendrawan dan perwakilan Pertamina.

Dalam aksi kali ini, massa juga membeberkan sederet tuntutan. Pertama, meminta penambahan kuota BBM jenis solar dan bio solar.

Kemudian, mendesak pihak terkait untuk menertibkan pelangsir. Para sopir meminta adanya SPBU khusus truk dan pick up.

Dan terakhir, massa meminta SPBU khusus mobil besar/angkutan barang.

“Kalau tidak seperti ini maka kejadian serupa bakal terus berulang. Kita sudah jenuh sudah beberapa kali bertemu anggota dewan, tapi tidak ada hasilnya,” kata Koordinator Lapangan dari AKSI, Bambang Supriyono.

Selain itu, menurutnya perlu adanya payung hukum yang jelas soal pendistribusian solar bersubsidi ini. Bambang bilang, sopir yang membeli solar subsidi nanti hanya perlu pakai kartu.

“Semoga saja tuntutan kami ini bisa dipenuhi,” ujarnya.

Aksi mogok kerja dipastikan hanya digelar sehari ini. Rencana aksi di depan Mako Polda Kalsel besok, kata Bambang dibatalkan.

“Kita lihat perkembangan beberapa hari terakhir. Kalo pemerintah hanya janji di sini saja, kami akan lanjutkan aksi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Supian HK menyatakan Pemprov bersama anggota dewan sepakat untuk memenuhi tuntutan dari para sopir.

Selain itu, kata dia, akan menambah kuota solar subsidi di Kalsel.

Supian menilai masalah kelangkaan solar subsidi ini sudah sangat kompleks. Alhasil, perlu seluruh pihak untuk melakukan pengawasan.

“Beberapa waktu lalu saya ke sejumlah daerah memang melihat antrean truk itu sangat panjang,” ujarnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Baru Tiga Kasus Karhutla di Kalsel Naik Tahap Penyidikan
apahabar.com

Kalsel

Kualitas Udara Banjarmasin Relatif Aman dari Asap Kiriman Karthula
apahabar.com

Kalsel

Jaga Keamanan, Polsek Aranio Rutin Lakukan Patroli Cipkon
apahabar.com

Kalsel

Dua Kepala Desa di Balangan Gelar Aksi Pencegahan Penularan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Cerita Pilu Keluarga Pasien Positif Covid-19 di Banjarmasin
UIN Antasari

Kalsel

Seminggu di Kelumpang Kotabaru, Pengabdian Mahasiswa UIN Antasari Berakhir
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Motif Bidan Muda di Teweh Nekat Habisi Anak Sendiri
Alalak Selatan

Banjarmasin

Belasan Rumah Hangus di Alalak Selatan, Diduga Sengaja Dibakar!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com