Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

Mualai Esok, WNA dari Afrika Selatan Dilarang Masuk RI

Mencegah masuknya Corona varian Omicron ke Indonesia, Pemerintah melalui Kemenkumham melarang sementara WNA yang pernah tinggal
- Apahabar.com     Minggu, 28 November 2021 - 13:31 WITA

Mualai Esok, WNA dari Afrika Selatan Dilarang Masuk RI

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Mencegah masuknya Corona varian Omicron ke Indonesia, Pemerintah melalui Kemenkumham melarang sementara WNA yang pernah tinggal atau mengunjungi Afrika Selatan datang ke Indonesia.

Aturan pelarangan WNA dari Afrika Selatan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor IMI-0269.GR.01.01 TAHUN 2021 Tentang Pembatasan Sementara Orang Asing yang Pernah Tinggal dan/atau Mengunjungi Wilayah Beberapa Negara Tertentu Untuk Masuk Wilayah Indonesia dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Varian BARU COVID-19 B.1.1. 529. Surat itu diteken Plt Direktur Jenderal Imigrasi Widodo Ekatjahjana.

SE WNA dari Afsel dilarang masuk RI mulai berlaku besok Senin (29/11). Tak hanya itu, pemerintah juga melarang warga negara luar lain untuk masuk ke Indonesia sementara waktu. Negara yang dilarang antara lain Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, dan Nigeria.

“Penolakan masuk sementara ke wilayah Indonesia bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sebelum masuk wilayah Indonesia,” bunyi poin 1 surat edaran itu seperti dikutip detik.com, Minggu (28/11).

Pemerintah juga menangguhkan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika Selatan. Hal itu juga berlaku untuk warga negara Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria.

“Penangguhan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria,” bunyi poin 2 dalam surat tersebut.

Kendati demikian, pemerintah menyebut aturan ini tidak berlaku bagi WNA yang akan mengikuti pertemuan G20.

“Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan angka 2 dikecualikan terhadap orang asing yang akan mengikuti pertemuan terkait Presidensi Indonesia dalam G20,” bunyi poin 3.

Diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menamakan varian baru virus corona yang ditemukan di Afrika Selatan sebagai Omicron. Varian ini kini juga berada dalam daftar perhatian WHO.

Virus corona jenis baru ini sebelumnya bernama B.1.1.529. Menurut WHO, kasus positif akibat varian ini meningkat di hampir semua provinsi di Afrika Selatan.

“Varian ini memiliki sejumlah besar mutasi, beberapa di antaranya mengkhawatirkan,” begitu pernyataan resmi WHO.

Varian Omicron pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November lalu. Virus ini diidentifikasi telah menyebar di Botswana, Belgia, Hong Kong, dan Israel.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banser

Nasional

Cerita Heroik Anggota Banser Selamatkan Jemaat Gereja di Malam Natal 20 Tahun Silam
Rusia dan China Bekerja Sama Kembangkan Vaksin Antivirus Corona

Nasional

Rusia dan China Bekerja Sama Kembangkan Vaksin Antivirus Corona
apahabar.com

Nasional

TNI-Polri Siap Amankan HUT OPM di Sentani Papua
Penduduk Miskin

Nasional

Penduduk Miskin RI 27,55 Juta Orang, Terbanyak di Jawa
apahabar.com

Nasional

Kerugian Indonesia Akibat Covid-19 Bisa Tembus Rp 320 Triliun
apahabar.com

Nasional

Latihan Tempur di Situbondo Ditinjau Langsung Panglima TNI
Joko Widodo

Nasional

Presiden Jokowi Sebut Bandara Toraja Dapat Majukan Sektor Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Ibunda Berpulang, Presiden Jokowi Sudah Tiba di Solo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com