Akhirnya, Buronan Pelaku Penggelapan Motor Scoopy di HST Diringkus Tim Resmob Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch!

Muktamar NU Bakal Ditunda, Ini Alasannya

Pemerintah berencana menerapkan PPKM level 3 se-Indonesia dalam waktu dekat. Hal tersebut menjadi alasan utama Muktamar Nahdlatul Ulama
- Apahabar.com     Kamis, 18 November 2021 - 10:16 WITA

Muktamar NU Bakal Ditunda, Ini Alasannya

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah berencana menerapkan PPKM level 3 se-Indonesia dalam waktu dekat. Hal tersebut menjadi alasan utama Muktamar Nahdlatul Ulama yang semula dijadwalkan Desember 2021 untuk ditunda.

“Maka dalam konteks itu PBNU nanti akan memutuskan jadwalnya kapan. Meskipun sudah banyak aspirasi yang menyampaikan aspirasi bahwa hendaknya diundur bertepatan dengan hari baik yaitu tanggal 31 Januari 2022 di mana bertepatan dengan Harlah NU,” kata Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini, dilansir detik.com, Kamis (18/11).

Namun Helmy belum bisa menyampaikan tanggal pasti Muktamar NU akan digelar. Menurut dia, hal itu akan diputuskan oleh pengurus PBNU.

“Waktu tepatnya kapan, nanti akan diputuskan oleh Ketua Umum dan Sekjen PBNU, Rais Aam dan Katib Aa,” ujar Helmy.

Keputusan penundaan ini, kata Helmy, sejalan dengan hasil Munas dan Konbes NU beberapa waktu lalu. Jika ada keadaan mendesak, keputusan selanjutnya diserahkan ke PBNU.

“Jadi PBNU sesuai dengan hasil Munas-Konbes yang lalu bahwa terkait dengan jadwal yang sudah ditetapkan tanggal 25 Desember 2021 akan mengikuti protokol dan mendapatkan persetujuan atau izin dari satgas pemerintah. Itu keputusannya dan dalam hal terjadi situasi yang tidak dimungkinkan maka Konbes NU menyerahkan sepenuhnya kepada PBNU,” ujar Helmy.

“Maka dalam hal itu, kami PBNU dengan ini menyatakan tentu taat pada keputusan pemerintah. Jadi PBNU juga tidak ingin memaksakan diri menjadi contoh yang tidak baik dalam penegakan protokol kesehatan terutama kita mewaspadai gelombang ketiga,” sambung dia.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pengamen

Hiburan

TOP! Pengamen Indonesia Menangi Ajang Pencarian Bakat Italia, Begini Ceritanya
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tiba di Canberra
apahabar.com

Nasional

Transportasi Aceh Selatan-Subulussalam Lumpuh
apahabar.com

Nasional

KPAI: Pelaku Eksploitasi Anak dalam Demo UU Cipta Kerja Harus Diusut
Ilustrasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi). foto-net

Nasional

Presiden Jokowi Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila di Istana Bogor
apahabar.com

Nasional

42 Tahun Perjuangan Mencari Patok Indonesia-Malaysia, Ini Hasilnya
apahabar.com

Nasional

Erick Tohir Copot Direkrut Logistik Pertamina
apahabar.com

Gaya

Dear Bunda, Ahli Gizi Ungkap Alasan Penting Anak 5-12 Tahun Wajib Bergerak Aktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com