Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

Novri Ompusunggu Sosialisasi Empat Pilar di Markas PDIP Kalsel

Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan DPR/MPR RI, Novri Ompusunggu melakukan kunjungan
- Apahabar.com     Senin, 29 November 2021 - 07:31 WITA

Novri Ompusunggu Sosialisasi Empat Pilar di Markas PDIP Kalsel

Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan DPR/MPR RI, Novri Ompusunggu melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan DPR/MPR RI, Novri Ompusunggu melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Di kunjungan perdananya, Novri juga menyempatkan menggelar sosialisasi empat ilar kebangsaan di Kantor DPD PDI Perjuangan, Jalan A Yani, KM 4, Banjarmasin, Minggu (28/11) pagi.

“Konsepsi bentuk negara republik Indonesia menganut negara kesatuan yang menjunjung tinggi otonomi dan khusus daerah sesuai dengan adat istiadanya,” kata Novri.

Novri berujar, pendiri bangsa mengungkapkan negara kesatuan republik Indonesia adalah sebagai negara yang disepakati. Yakni dengan negara yang menjunjung tinggi otonomi dan khusus sesuai dengan adat istiadat.

Para pendiri percaya, meski menetapkan sebagai negara kesatuan, untuk mengelola negara sebesar dan semajemuk Indonesia tak bisa tersentralisasi. Indonesia dikelola secara gotong royong dengan melibatkan peran serta Kebudayaan, Ekonomi, Politik dan Sosial budaya sesuai dengan keragaman potensi daerah masing-masing atau lebih yang lebih mudah dipahami ialah prinsip Dekonsentrasi dan Desentralisasi.

Di hadapan para Kader PDI Perjuangan Banjarmasin, Novri juga mengingatkan Indonesia adalah negara yang punya banyak suku dan ras semuanya itu menjadi satu dalam bhinneka tunggal ika yang maknanya berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan.

Sementara Ketua KNPI Kalsel, Fazlur Rahman yang juga menjadi pembicara menyampaikan dalam sejarah bangsa negara dunia ada yang maju, ada yang miskin, ada yang tegak berdiri juga ada yang runtuh.

“Indonesia yang berdiri dan merdeka sejak 1945 harus tegak berdiri untuk selama-lamanya,” kata Fazlur.

Menurutnya dengan bekal empat Pilar Berbangsa yakni Pancasila, UUD1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, itu menjadi bekal bagi seluruh anak bangsa untuk mempertahankan negeri ini dari bahaya radikalisme, terorisme serta separatisme.
Tidak hanya para kader Sosialisasi empat Pilar ini juga dihadiri oleh perwakilan Fraksi DPRD Kalsel dan Fraksi DPRD Kota Banjarmasin.

Saat di Kalsel Novri Ompusunggu juga menggelar pertemuan dengan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Banjarmasin dan berkoordinasi dengan Pertamina terkait kelangkaan BBM di Kalsel.

Hal itu dilakukan untuk memperkaya masukan dan aspirasi masyarakat saat kembali ke Senayan.

Untuk diketahui Novri Ompusunggu adalah Pengganti Antar Waktu (PAW) Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan dua Kalsel. Ia dilantik tepat 1 Novener 2021 lalu di Senayan.

Ia ditunjuk menggantikan Ipar H Isam, Sulaiman Umar yang mundur belum ditahun yang sama.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Waspada, Cuaca Ekstrem Ancam Banjarmasin dan Batola Hari Ini

Kalsel

Tak Mau Ada Klaster Vaksinasi, Bang Dhin Sampaikan Saran untuk Pemerintah
apahabar.com

Borneo

Kemenkumham Kalsel Tunggul Hasil Pemerikasaan Dokter
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Antasari Jadi Lautan Eceng Gondok, Juragan Klotok Sampai Terjebak
apahabar.com

Kalsel

Karang Payau Kotabaru Geger, Ketua RT Hilang Diduga Dimangsa Buaya!
apahabar.com

Kalsel

Doa Ribuan Anak Yatim Sambut Operasional Terminal Baru Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

THM di Banjarmasin Masih Belum Boleh Beroperasi
apahabar.com

Kalsel

Demi Lihat Orang Utan, Pasangan Bule Ini Menabung 11 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com