Grand Launching RSI Sultan Agung Banjarbaru, Terapkan Layanan Bersyariat Islam Via Jamela, KPK Dalami Keperluan Pribadi Bupati HSU 5 Kali HST Diterjang Banjir, Mitigasi Mestinya Dicermati Pemkab Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Ssttt! Wanita di Pusaran Bupati HSU Diperiksa KPK Lagi

Operasi Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Amandit HSS Resmi Ditutup

- Apahabar.com     Kamis, 25 November 2021 - 19:12 WITA

Operasi Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Amandit HSS Resmi Ditutup

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Amandit, HSS. Foto-Basarnas untuk apahabar.com

apahabar.com, KANDANGAN – Basarnas Tabalong bersama BPBD Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi menghentikan pencarian korban tenggelam di Sungai Amandit Kecamatan Loksado, Kamis (25/11) malam.

Koordinator Basarnas Tabalong Andy Surya Sinaga menyampaikan Tim SAR gabungan dibubarkan dan dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Operasi SAR resmi dihentikan, tim gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing,” ungkapnya.

Hal ini karena Jumiah (69) beralamat Jalan Raya Serongga RT 7 RW 2 Desa Gunung Besar Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu telah berhasil dievakuasi.

Kurang lebih pukul 17.15 WITA, korban ditemukan di tepi sungai Desa Batu Laki sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan, jaraknya kurang lebih kilometer dari titik awal korban tenggelam,” kata Andy Surya Sinaga.

Diceritakan Andy Surya Sinaga, Tim Sapu Bersih pertama kali menemukan korban setelah menyisir lewat darat atau pinggiran sungai dari Dusun Pariangan Desa Batu Bini.

“Posisinya di tepi sungai tersangkut rumput, mengapung dan sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Kondisi tersebut sesuai perkiraan Basarnas, bahwa setelah sekitar 36 jam atau dua hari lebih kondisi tubuh orang tenggelam akan mengapung.

Kemudian Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jasad korban menggunakan perahu karet sebelum diantar Ambulans ke rumah duka keluarga di Dusun Ahan Desa Lumpangi Kecamatan Loksado.

Menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi lagi, Basarnas Tabalong mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas terlebih di tengah fenomena La Nina.

“Apabila curah hujan tinggi, bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan dataran rendah harap waspada, karena kita tidak tau banjir datangnya kapan,” tandasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Achmad Fikry Berharap Dapat Pertahankan Penghargaan WTP
apahabar.com

HSS

Ratusan Santri TKA/TPA Ikuti Wisuda di Masjid Agung Taqwa Kandangan

HSS

Satgas Covid-19 Kabupaten HSS Tunda PTM Selama Sepekan

HSS

NPC HSS Optimistis Raih 5 Besar Pada Ajang Peperprov Kalsel 2022
Panen

HSS

Syukuran Panen Padi, Bupati HSS Serahkan Bantuan ke Petani
apahabar.com

HSS

Peringatan Hantaru 2020, Ratusan Sertifikat Tanah Diserahkan Kepada Warga HSS
apahabar.com

HSS

Dukung Percepatan Tanam, Bupati HSS Serahkan Bantuan ke Petani
HSS

HSS

Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Porprov XI Kalsel, Sekda HSS Siapkan 27 Titik Venue
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com