Tepat di Hari Anti Korupsi Sedunia, Kades Dadahup Kapuas Ditahan KPK Telisik Keperluan Pribadi Bupati HSU, Jamela Beri Klarifikasi Lantik Sekdakot Banjarmasin, Ibnu Sina Beri Ikhsan Budiman Sederet PR Bukan Pepesan Kosong, Kades Se-Amuntai Sweeping Truk Conch! Terkesan Plin-plan, PPKM Level 3 Nataru Batal, Kalsel Perlu Lakukan Ini

Pandemi Hampir 2 Tahun, Jokowi: Berimbas Kemana-mana dan di Luar Perkiraan!

Pandemi Covid-19 akan tepat dua tahun pada Maret 2022. Akibatnya, banyak negara yang mengalami kelangkaan multisektor hingga kenaikan...
- Apahabar.com     Rabu, 24 November 2021 - 13:54 WITA

Pandemi Hampir 2 Tahun, Jokowi: Berimbas Kemana-mana dan di Luar Perkiraan!

Presiden Jokowi. Foto-Biro Setpres

apahabar.com, JAKARTA — Pandemi Covid-19 akan tepat dua tahun pada Maret 2022. Akibatnya, banyak negara yang mengalami kelangkaan multisektor hingga kenaikan inflasi.

Oleh sebab itu, seluruh komponen bangsa harus bersama-sama berjuang untuk memulihkan Indonesia dari wabah ini.

Demikian diutarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ujarnya saat membuka Rakornas dan Anugerah Layanan Investasi 2021 di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

“Dampaknya betul-betul semuanya di luar perkiraan kita. Berimbas ke mana-mana. Banyak negara yang mengalami kelangkaan energi yang sebelumnya tidak kita duga. Banyak negara mengalami kelangkaan container sehingga distribusi barang menjadi terganggu. Juga banyak negara mengalami kenaikan inflasi. Ini yang menakutkan semua negara,” kata Jokowi, kutip Okezone.

Menurutnya, akhir-akhir ini banyak negara mengalami kenaikan harga produsen yang nantinya dikhawatirkan akan berimbas karena harga produsen tersebut naik yang diikuti harga di konsumen.

“Dampak-dampak pandemi seperti itu yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Belum yang namanya tapering off, jadi The Federal Reserve juga semuanya menunggu dan dampaknya akan ke mana,” ujar Jokowi.

“Inilah yang sering saya sampaikan ketidakpastian global yang semua kepala daerah, kepala dinas, semuanya harus ngerti dan mampu mengantisipasi menyiapkan antisipasinya sebelumnya. Kompleksitas masalah menjadi saling kait mengkait, yang ini mengait ini, ini mengait yang ini sehingga menyebabkan ekonomi hampir di semua negara anjlok,” tutup Jokowi.

Sebagai informasi, pemerintah saat ini tengah mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 pada periode Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Untuk mengantisipasi gelombang itu, maka pemerintah memberlakukan PPKM Level 3 mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Kebijakan itu berlaku sama rata di seluruh wilayah Indonesia.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Erick Thohir

Nasional

Jalankan Perintah Erick Thohir, PLN Produksi 2 Ton Oksigen dari Pembangkit Listrik
apahabar.com

Nasional

Habib Rizieq “Live Streaming” di Reuni 212
Perselingkuhan Sejoli

Nasional

Terbongkar Perselingkuhan Sejoli, Berawal Laporan Perampokan Palsu
apahabar.com

Nasional

UI Uji Coba Aspal Berbahan Sampah Plastik Multilayer
apahabar.com

Nasional

Jadi Menteri, Nadiem Makarim Pamit ke Karyawan Gojek
Sinovac

Nasional

Vaksin Sinovac Diizinkan Untuk Lansia, Berikut Syaratnya
Bantah Bicarakan Amendemen

Nasional

Temu Jokowi-Parpol Bahas 5 Topik, Bantah Bicarakan Amendemen
Menteri Baru

Nasional

Nihil Menteri Baru dari Kalsel, Gubernur Mesti Kerja Ekstra Sokong IKN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com