Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Perdana Menteri Irak Selamat dari Serangan Pembunuhan

- Apahabar.com     Minggu, 7 November 2021 - 13:17 WITA

Perdana Menteri Irak Selamat dari Serangan Pembunuhan

Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Khadimi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Khadimi dikabarkan selamat dari serangan drone atau pesawat tak berawak, Minggu (7/11). Serangan ini diduga merupakan upaya percobaan pembunuhan.

Drone berisi bahan peledak tersebut melintas di atas kediaman Mustafa di Baghdad, ibukota Irak.

“Sebuah pesawat tak berawak mencoba menargetkan kediaman [Perdana Menteri],” kata pejabat setempat dikutip dari AFP.

Penyerangan ini menimbulkan ledakan yang mengakibatkan enam petugas keamanan pribadi Mustafa terluka. Militer Irak menyatakan Mustafa dalam keadaan sehat dan tidak terluka.

Hingga kini, belum ada kelompok tertentu yang mengklaim penyerangan ini.

Sementara itu, Amerika Serikat mengutuk serangan pesawat tak berawak terhadap Mustafa tersebut. AS menyebut serangan itu sebagai tindakan terorisme.

“Kami lega mengetahui bahwa perdana menteri tidak terluka. Tindakan terorisme yang nyata ini, yang kami kutuk keras, diarahkan ke jantung negara bagian Irak,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price.

Price menyatakan AS sudah menawarkan bantuan kepada Irak untuk menyelidiki serangan ini.

Kejadian ini beriringan dengan protes yang dilayangkan masyarakat Irak atas hasil pemilihan umum (pemilu) bulan lalu.

Dikutip dari Reuters, pendemo merupakan kalangan yang pro terhadap kelompok militan bersenjata di Irak karena mereka banyak kehilangan kedudukan di parlemen. Mereka menyebut pemilu Oktober lalu sebagai penyimpangan.

Dalam beberapa tahun terakhir kelompok militan bersenjata Irak menguasai sebagian besar parlemen dan pemerintahan, sehingga pemilu tahun ini dianggap curang.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Update Covid-19 Tanbu: Positif 8 Orang, Sembuh 11

Tak Berkategori

Via Daring, Kejaksaan Negeri Pelaihari Gelar Penyuluhan Narkoba dan Bullying
apahabar.com

Tak Berkategori

Kurang 24 Jam, GTPP Covid-19 Kalsel Catat 103 Positif dari Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

“Charge Energy” di Waduk Riam Kanan
apahabar.com

Tak Berkategori

Usamah Penasaran dengan Program Gendong Ulun dari AnandaMu
apahabar.com

Tak Berkategori

Tak Lagi Galau, Pemuda HST ini Terdaftar Sebagai PPU Program JKN KIS
apahabar.com

Tak Berkategori

Camping di Telaga Cebong, Tips Hemat Sebelum Melihat Golden Sunrise Sikunir

Tak Berkategori

Kena Longsoran Tebing, Sebuah Rumah di Panaan Tabalong Rusak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com