Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini Sempat Mengkhawatirkan, Kalsel Kembali Nol Kasus Covid-19 Harian

Peringati HMPI, Tanah Bumbu Ikut Tanam Pohon

- Apahabar.com     Senin, 22 November 2021 - 18:14 WITA

Peringati HMPI, Tanah Bumbu Ikut Tanam Pohon

Bupati Tanah Bumbu diwakili Kepala DLH lakukan penanaman pohon. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu turut memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2021.

HMPI ditandai dengan penanaman puluhan batang pohon secara simbolis oleh Bupati Tanah Bumbu diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu, Mahriyadi Noor, Senin (22/11) di kantor dinas setempat.

Amanat Gubernur Kalsel melalui Kepala DLH Tanah Bumbu yang mewakili Bupati mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat aktif dalam penanaman pohon, baik secara perorangan maupun kelembagaan secara khusus di Kalsel.

“Suasana kebersamaan gerakan bersama dan gotong-royong sungguh kita rasakan pada saat ini. Kiranya kebersamaan seperti ini semakin menumbuhkan kesadaran kita semua untuk membiasakan menanam pohon di lingkungan manapun kita berada, demi kelestarian lingkungan hidup yang juga dinikmati anak cucu kita di masa mendatang,” ucapnya.

Diketahui, Kalsel dan provinsi lainnya di pulau Kalimantan telah mengemban predikat sebagai paru-paru dunia.

“Ini artinya bahwa kita menjadi bagian penting dari kemaslahatan masyarakat dunia. Oleh karena itu kita harus memelihara hutan yang masih tersisa di lingkungan Banua kita dari kerusakan-kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam maupun perusakan dari kesalahan manusia itu sendiri,” paparnya.

Dalam 2 atau 3 dasawarsa terakhir ini, kondisi hutan dan lingkungan di daerah Kalsel mengalami kerusakan yang cukup parah. Di mana kerusakan hutan dan lahan di banua mencapai 511.594 hektar, sedangkan rehabilitasi yang bisa tercapai melalui gerakan revolusi hijau hingga saat ini baru seluas 100.846 hektar.

“Kita menargetkan gerakan revolusi hijau bisa mencapai 32.000 hektar per tahun. Kita sangat bersyukur bahwa gerakan revolusi hijau mendapat dukungan yang luas dari berbagai pihak. Dukungan itu datang dari pemerintah pusat, pemerintah kabupaten dan kota, perguruan tinggi, BUMN, BUMD, hingga dukungan dari jajaran TNI dan Polri yang terus mengalir untuk menghijaukan kembali Bumi Kalimantan,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tanah Bumbu

Awasi Tahapan Coklit Data Pemilih, Bawaslu Tanah Bumbu Turunkan 149 Petugas 
Warung

Tanah Bumbu

Borong Dagangan di Warung ‘ZR’, Syafruddin H Maming Didoakan Jadi Bupati Tanah Bumbu
KONI Tanbu

Tanah Bumbu

Gelar Rakerkab, KONI Tanbu Optimis Raih Hasil Terbaik di Porprov XI HSS
Tanbu

Tanah Bumbu

Lusa, PPKM Level IV di Tanbu Mulai Efektif Berlaku
Covid-19

Tanah Bumbu

Update Covid-19 Tanbu: 8 Orang Sembuh, Nol Positif
Tanbu

Tanah Bumbu

Tepat Malam Jumat, Warga Tanbu Diimbau Isi Awal Tahun dengan Doa di Rumah
KPH Kusan

Tanah Bumbu

Selama 2021, KPH Kusan Sudah Tanam 91 Ribu Lebih Bibit Pohon
Hidayah Makmur

Tanah Bumbu

Pemdes Persiapan Hidayah Makmur di Tanbu Gelar Vaksinasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com