Ternyata Rumah Ambruk di Gatot Subroto Banjarmasin tidak Kantongi IMB Kebanjiran Terus, Kalsel Siapkan Megaproyek Kolam Regulasi, Wabup HST Bantah Ilegal Logging Pertama di Kalsel, Kota Banjarbaru Capai Target Vaksinasi 70 Persen Korupsi Bupati HSU: KPK Periksa 2 Saksi Siang Ini Sempat Mengkhawatirkan, Kalsel Kembali Nol Kasus Covid-19 Harian

Perjalanan Darat Jarak Jauh Wajib Antigen, Mahasiswa Perantau di Kalsel Tepuk Jidat

- Apahabar.com     Kamis, 4 November 2021 - 13:25 WITA

Perjalanan Darat Jarak Jauh Wajib Antigen, Mahasiswa Perantau di Kalsel Tepuk Jidat

Ilustrasi, syarat wajib antigen untuk perjalanan darat jarak jauh terus mendapat penolakan. Foto-apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Syarat wajib hasil negatif tes antigen untuk perjalanan darat jarak jauh antar kabupaten/kota terus menuai kritik.

Bukan hanya sopir angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), para mahasiswa perantau di Kalsel pun merasa keberatan dengan kebijakan terbaru dari Kementerian Perhubungan ini.

Rusmiah (20) mahasiswi asal Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, menilai aturan tersebut akan memberatkan dirinya bila harus pulang ke kampung halaman.

“Tentu ongkos nambah lagi buat tes antigen seharga Rp99 ribu,” ucapnya kepada apahabar.com, Kamis (4/11).

Toh, kata dia, bila itu tetap diberlakukan maka harga tes antigennya ditanggung pemerintah saja.

“Atau kalau tidak, cukup syarat kartu vaksin saja,” ujar mahasiswi perguruan tinggi swasta di Banjarmasin ini.

Senada, Lyla (22) mahasiswi di salah satu kampus Banjarmasin mengaku keberatan dengan syarat wajib antigen ini.

Sebab, sebagai mahasiswa perantau tentu ongkos pulang ke kampung halaman bertambah lagi.

“Kasiannya orangtua yang nambah lagi ongkos kita,” ucapnya.

Menurut gadis asal Muara Teweh Kalteng ini, bila kebijakan tersebut tetap diberlakukan, setidaknya ada penyesuaian dari pemerintah.

“Gratiskan atau beri diskon,” usulnya.

Dalam SE terbaru Kemenhub, seluruh perjalanan darat jarak jauh diwajibkan untuk tes antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Selain diwajibkan menunjukkan hasil negatif Covid-19 dari tes antigen, pelaku perjalanan juga diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pekapuran Raya Episentrum Covid-19, GTPP Kalsel Panggil Para Ketua RT
Korban Kebakaran

Kalsel

Cerita Korban Kebakaran Teluk Tiram Banjarmasin: Asal Keluarga Selamat
apahabar.com

Kalsel

Besok, Satpol PP Banjarmasin Papas Reklame Besar di Jalan Ahmad Yani

Kalsel

Banjir di Martapura, Begini Tips Tangani Korsleting dan Atasi Hewan Berbahaya
apahabar.com

Kalsel

Nekat Ngejambret, Warga Sungai Andai Malah Dapat Bogem Warga
apahabar.com

Kalsel

Terkesan Dipaksakan, Pakar ULM Kritik Klaim Zona Hijau Covid-19 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Warga Baruh Bahinu Terbantu UHC Balangan
apahabar.com

Borneo

Tertimpa Kontainer, Avanza Ringsek… Begini Kejadiannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com