Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Pernah Jadi Penggembala Kambing, Pria di Kotabaru Kini Pimpin STIT Darul Ulum

- Apahabar.com     Sabtu, 13 November 2021 - 15:42 WITA

Pernah Jadi Penggembala Kambing, Pria di Kotabaru Kini Pimpin STIT Darul Ulum

Muhammad Zaim, M. Pd. I, Ketua STIT Darul Ulum Kotabaru. Foto : Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Usaha tak akan mengkhianati hasil. Barangkali itu kalimat yang tepat menggambarkan perjuangan Muhammad Zaim yang kini dipercaya memimpin Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ulum Kotabaru.

Pria 34 tahun asal Desa Bangun Rejo, eks Transmigrasi, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, itu memimpin STIT Darul Ulum periode 2021-2025 menggantikan Drs. H. Umar Dhani.

Sebelum berada pada posisi seperti saat ini, Muhammad Zaim melewatinya dengan tidak mudah. Dia berasal dari keluarga sederhana. Untuk menafkahi anaknya, orang tua Zaim hanya membuka warung sembako kecil-kecilan.

Sejak kecil, anak pertama dari tiga saudara itu sudah diajarkan sikap pantang menyerah. Misalnya, dia rela menempuh jarak 10 kilometer menggunakan sepeda ontel untuk pergi ke sekolah.

Usai pulang sekolah, dia tak ikut bermain layaknya teman sebaya. Sebab, Zaim kecil masih harus membantu orang tuanya bekerja.

“Habis pulang sekolah itu, saya harus bergegas ganti baju seragam. Lalu saya pergi mencari rumput serta menggembala kambing,” ujar Zaim, kepada apahabar.com, Minggu (13/11).

Setelah lulus sekolah dasar, Zaim melanjutkan pendidikan ke bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Ulum, Desa Lontar, Pulau Laut Barat. Di sana, Zaim berhasil meraih rangking pertama berturut-turut, dari kelas I MTs hingga kelas III.

Zaim kemudian melanjutkan pendidikannya di Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum, Kotabaru. Dia juga masih menuai banyak prestasi di sekolah itu. Zaim meraih juara pertama dari kelas I sampai kelas III MA.

Usai dinyatakan lulus MA, Zaim lalu mencoba melanjutkan pendidikan ke Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin. Saat kuliah S-1 di universitas tersebut, Zaim berhasil mendapatkan beasiswa prestasi setiap tahunnya.

Beasiswa itu mengalir dari Pemda Kotabaru, aktivis kampus, PT Arutmin, hingga dari PT Adaro. Itu dia dapatkan hingga lulus dan menyandang gelar S-1 pada 2011.

Belum puas meraih S-1, Zaim pun kembali berjuang menempuh jenjang kuliah S-2 ke UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, Jawa Timur.

Di situ, dia kembali mendapat beasiswa prestasi dari Dinas Pendidikan Kotabaru hingga selesai pada 2014 dan kini dia sedang menyelesaikan pendidikan untuk menyandang gelar doktor.

“Alhamdulillah. Sekarang saya sedang menyelesaikan kuliah beasiswa doktoral Kementerian Agama di UIN Antasari Banjarmasin,” ujar Zaim.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

MoU

Kalsel

Arutmin Kintap dan ULM Teken MoU Kerja Sama Perikanan & Kelautan
apahabar.com

Kalsel

BMKG Masih Waspadai Petir dan Angin Kencang Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Arifin Arpan Berencana Bangkitkan Tahfizul Quran di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Banyak Kursi Kosong di Rapat Paripurna DPRD Kalsel, Ada Apa?
Kejari Tala

Kalsel

Resmi! Kejari Tala Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Pengembangan RSUD Hadji Boejasin
apahabar.com

Kalsel

BNPT Lakukan Simulasi Hadapi Aksi Terorisme Modus KBRN
apahabar.com

Kalsel

Tambah Belasan, Tanbu Nyaris 200 Kasus Covid-19
BPJS Ketenagakerjaan

Kalsel

Serentak, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Beasiswa Pendidikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com