Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

Petugas Gabungan Setop Aktivitas Tambang Ilegal di Balikpapan

- Apahabar.com     Selasa, 16 November 2021 - 15:06 WITA

Petugas Gabungan Setop Aktivitas Tambang Ilegal di Balikpapan

Petugas gabungan meninjau lokasi tambang ilegal di KM 24 Balikpapan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Petugas gabungan melakukan peninjauan terhadap aktivitas tambang ilegal di kawasan KM 24 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara pada Selasa (16/11). Hal ini dilakukan lantaran tambang batu bara dadakan itu beraktivitas tanpa adanya izin.

Kepala Satpol PP Balikpapan, Zulkifli mengatakan pihaknya diperintahkan langsung oleh Wali Kota Balikpapan untuk meninjau pertambangan ilegal tersebut. Hal ini setelah adanya laporan masuk dari masyarakat yang mengeluhkan aktivitas tambang tersebut.

Benar saja, saat petugas tiba di lokasi tersebut, terdapat beberapa excavator tengah mengeruk lahan untuk mencari batu bara.

“Ada laporan tanggal 13 November bahwa ada aktivitas galian tambang batu bara yang kita lihat hari ini. Lalu hari ini saya diperintahkan Pak Wali Kota untuk melihat ke lapangan dan kalau memang ditemukan segera dihentikan sesuai surat tugas yang diberikan,” katanya.

Zulkifli menjelaskan bahwa sesuai Perda Tata Ruang Kota Balikpapan tidak diperuntukkan adanya aktivitas penambangan. Sehingga aktivitas yang terjadi di lokasi tersebut sudah dipastikan melanggar ketentuan yang ada. Pihaknya juga telah memastikan bahwa lokasi tersebut masuk wilayah Balikpapan.

“Kita mengetahui bersama bahwa di Balikpapan dari segi tata ruang kita tidak ada area untuk tambang. Kedua secara spesifik ada perwali kita Balikpapan ini bebas dari pertambangan batubara. Kami menyimpulkan sudah pasti ini tidak ada izin dari Pemerintah Kota. Tidak mungkin dikeluarkan, karena dasarnya dua tadi, karena perwali kita sudah jelas bahwa tidak ada perizinan tambang batu bara,” jelasnya.

Setelah dipastikan aktivitas tersebut tanpa izin dan melanggar Perda, pihaknya melakukan penghentian dan menyegel tempat tersebut.

“Jadi secara fisik kita hentikan kegiatan ini dan kita segel. Jadi kita minta kepada penanggungjawab bahwa mulai hari ini berhenti. Manfaatkan tanah ini sesuai dengan tata ruang, tidak untuk tambang batu bara,” ungkapnya.

Ditanya soal tindak pidana? Zulkifli menyerahkan sepenuhnya pada aparat kepolisian. Diketahui saat ini ada dua poin yang diselidiki polisi, yakni permasalahan izin dan juga lokasi tersebut masuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Manggar atau tidak.

“Perda kita adalah sanksi administratif. Dari segi pidana kalau berdasarkan perda itu tipiring, tapi kita lebih mengarah ke undang-undang, jadi kita sepakat Polresra lah yang menindaklanjuti pelanggaran hukumnya,” pungkasnya.

Diketahui aktivitas tambang tersebut sudah berjalan satu bulan lebih. Sehingga petugas menyayangkan adanya pertambangan tersebut lantaran tidak diizinkan.

Setop Aktivitas Tambang Ilegal

Petugas gabungan meninjau lokasi tambang ilegal di KM 24 Balikpapan. Foto-Istimewa

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjir di Kabupaten PPU

Kaltim

Puluhan Korban Banjir di Kabupaten PPU Terpaksa Mengungsi

Kaltim

Asmindo Kaltim Sepakat Tak Beritakan Penambahan Kasus Covid-19

Kaltim

Blak-blakan, Pengakuan Gadis Muda di Balikpapan Selipkan Sabu dalam Bra
Vaksinasi Gotong Royong

Kaltim

Unik, Vaksinasi Gotong Royong Pertamina Balikpapan Pakai Bilik Mirip Pemilu
apahabar.com

Kaltim

Perangi Covid-19, Kaltim Alokasikan Dana Rp385 M
apahabar.com

Kaltim

Impor Sejumlah Komoditas di Kaltim Capai 3,75 M
Berau

Kaltim

Akibat Tanggul Batubara Jebol, 15 Kampung di Berau Dilanda Banjir
Lee Min Ho

Kaltim

Pasca-viral, Lee Min Ho Kalimantan Ditawari Casting Film di Thailand
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com